by

Jokowi: Ada Negara yang Lebih Parah dari Indonesia soal Covid-19

KalbarOnline.com – Pemerintah kembali memberikan bantuan modal kerja kepada para pelaku usaha mikro sebesar Rp 2,4 juta per pelaku usaha. Pemberian bantuan tersebut dilakukan di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah pedagang yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dalam kegiatan ini. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengajak para pelaku usaha mikro untuk tetap bekerja keras.

“Jangan sampai usaha Bapak/Ibu tutup. Meskipun keuntungannya tinggal separo tapi harus tetap bertahan,” ujar Jokowi di lokasi, Rabu (30/9).

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menambahkan, bukan hanya Indonesia yang mengalami situasi pandemi Covid-19 ini. Ada 215 negara lain yang terdampak pandemi. Bahkan juga ada yang lebih parah dari Indonesia.

“215 mengalami persis seperti kita alami, banyak yang lebih parah dari kita,” katanya.

Oleh sebab itu, Jokowi berharap vaksin untuk Covid-19 bisa secepatnya ditemukan. Sehingga, segera bisa dilakukan vaksinasi terhadap masyarakat.

“Mungkin Desember dan awal tahun vaksinnya sudah bisa disuntikkan. Insya Allah nanti sudah situasi akan mulai merangkak normal. Secepatnya vaksin segera bisa disuntikan. Ini masih proses dipersiapkan menuju ke situ,” ungkapnya.

Jokowi mengatakan, semua pengusaha terdapak akibat pandemi Covid-19. Jokowi bercerita ada seorang pedagang yang mengeluhkan penurunan omzet drastis.

“Ceritanya sama omzet 500 tinggal 200. Yang paling penting bekerja lebih keras, dan keadaan normal bisa kembali seperti semula,” tuturnya.

Oleh sebab itu, pria asal Surakarta, Jawa Tengah ini berharap bantuan sebesar Rp 2,4 juta tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya. Dia berharap jangan sampai ada pengusaha mikro yang gulung tikar akibat pandemi ini.

“Kita harapkan dengan bantuan modal kerja dengan kondisi normal bisa kembali normal. Jangan sampai tutup. Itu saja‎,” pungkasnya.

Diketahui bantuan modal kerja ini ditargetkan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro. Total bantuan modal kerja yang disalurkan mencapai Rp 28,8 triliun.

Comment

News Feed