by

Wagub Ria Norsan Buka MTQ XXVIII Kalbar di Sekadau

Wagub Ria Norsan Buka MTQ XXVIII Kalbar di Sekadau

KalbarOnline, Sekadau – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII Kalbar yang dilangsungkan di Kabupaten Sekadau, Rabu (15/9/2020) malam.

Pemuliaan Quran dua tahunan ini dihadiri para kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar yang akan berlangsung mulai 16 hingga 21 September 2020 dan dilakukan dengan dua konsep yakni secara factual dan virtual. Pada MTQ Kalbar kali ini mengusung tema ‘Semangat MTQ Menyatukan Langkah Membangun Generasi Qurani Menuju Masyarakat Sehat, Cerdas, Produktif, dan Inovatif’.

Dalam seremoni pembukaan, menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Para tamu undangan diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan. Pengaturan jarak antar para peserta selama kegiatan berlangsung pun dilakukan.

Dalam sambutannya, Wagub Ria Norsan berharap MTQ yang telah membudaya di tengah masyarakat bukan hanya sekedar berkembang dari segi syiar dan kualitas penyelenggaraannya, namun juga harus dapat mewarnai wajah umat Islam dan masyarakat khususnya masyarakat Kalbar agar makna yang terkandung di dalam Alquran dapat dipahami dan amalkan dengan kehidupan sehari-hari.

“Pada dasarnya tujuan dan makna penyelenggaraan kegiatan MTQ ini bukan hanya tentang prestasi. Prestasi adalah hal yang utama, namun yang lebih utama lagi bagaimana membumikan Alquran sebagai nafas kita, pegangan hidup kita serta sebagai kepribadian kita,” tukasnya.

Orang nomor dua di Bumi Tanjungpura ini menambahkan, adapun tujuan MTQ harus sejalan dengan upaya kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara yang juga ditopang oleh nilai-nilai keagamaan, sebagaimana nilai agama lainnya.

“Utamanya, nilai-nilai solidaritas dan toleransi, kita ingin memperkokoh nilai-nilai itu sebagai landasan dalam mewujudkan daerah kita sebagai daerah dengan semangat toleransi yang tinggi di kalangan umat beragama sehingga kerukunan antar umat beragama di Kalbar ini dapat terpupuk dan terjaga dengan baik. Jadikan perbedaan sebagai perekat untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, kuncinya adalah mari kita saling menghormati satu dengan lainnya,” tuturnya.

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Wagub meminta tetap disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak selama kegiatan MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Kalbar berlangsung.

“Saya meminta baik para peserta dan panitia serta masyarakat yang menyaksikan untuk dispilin mematuhi protokol kesehatan. Saya juga berharap panitia berlaku adil dalam penilaian,” tandasnya.

Sementara Bupati Sekadau sekaligus Ketua Panitia MTQ XXVIII Kalbar, Rupinus dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ merupakan salah satu bentuk kegiatan yang sudah menjadi program nasional sampai level pemerintahan yang paling bawah.

“Kegiatan ini selalu mendapat dukungan karena disadari bahwa Alquran merupakan pedoman utama bagi umat Islam yang perlu dipahami dan dihayati isi kandungannya yang kemudian diharapkan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Bupati Rupinus.

Orang nomor wahid di Bumi Lawang Kuari ini juga mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau sebagai tuan rumah dan tempat penyelenggaraan MTQ XXVIII Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020.

“Kami ucapkan selamat datang dan memberikan penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Barat yang kali ini diwakili oleh Wakil Gubernur Kalbar, serta para undangan dan para kafilah yang berkenan hadir dalam kegiatan MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020 di Kabupaten Sekadau,” ucapnya.

Sementara Kakanwil Kemenag Kalbar, Ridwansyah berharap agar MTQ Kalbar kali ini dapat melahirkan Qori dan Qoriah terbaik dari Kalbar. Dijelaskan Ridwan, Qori dan Qoriah terbaik dalam MTQ XXVIII Kalbar ini nantinya akan mengikuti MTQ Nasional yang akan diselenggarakan di Sumatera Barat.

“Tahun lalu kita berhasil menduduki peringkat kelima, semoga di tahun ini kita bisa mempertahankannya bahkan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Ia pun berharap agar MTQ kali ini tak hanya dijadikan ajang untuk mencari juara. Melainkan dijadikan ritual mencerdaskan sekaligus silaturahmi untuk meningkatkan kualitas iman.

“Jangan dijadikan even untuk mencari juara saja tapi ritual mencerdaskan serta silaturahmi untuk meningkatkan kualitas iman,” pungkasnya.

Comment

News Feed