by

Menanti Seri Akhir Trilogi Perebutan Sabuk Juara Dunia Kelas Berat

KalbarOnline.com – Pertarungan kelas berat UFC 252 akan tersaji pekan ini. Daniel Cormier akan menghadapi juara dunia asal Amerika Serikat Stipe Miocic.

Ini merupakan laga penutup dari trilogi pertarungan keduanya di UFC. Dalam dua duel sebelumnya, Cormier dan Miocic saling mengalahkan. Pada pertemuan terakhir di UFC 241, 17 Agustus 2019, Miocic menjadi pemenang. Dan kali ini, dia ingin tetap mempertahankan gelarnya.

Tetapi hal itu tidak mudah. Sebab, Cormier juga berambisi kembali merebut gelar juara kelas berat UFC. Pada pertemuan pertama 7 Juli 2018, Cormier sukses mengalahkan Miocic lewat KO pada ronde pertama.

Sehingga, trilogi ini diprediksi akan berlangsung sengit. Apalagi, pemenang duel tersebut akan bertemu dengan dengan pemegang sabuk juara kelas berat-ringan Jon Jones.

Duel melawan Jones bisa mendatangkan banyak uang. Entah itu bagi Cormier atau Miocic.

“Pertarungan terakhir adalah pertarungan yang baik. Aku memulainya dengan baik. Namun dia melakukan penyesuaian dan akhirnya meraih kemenangan,” kata Cormier kepada Bjpenn.

“Tapi, bukan berarti aku terpaku dalam pertarungan itu dan berpikir tidak ada sisi yang bisa aku perbaiki,” tambah Cormier.

“Aku berencana untuk lebih banyak bergulat. Aku telah bekerja seumur hidup mendapatkan keterampilan ini. Apakah itu berarti aku akan menghilangkan atau menghindari serangannya? Tidak mungkin. Itu adalah pertarungan yang sangat kompetitif,” kata Cormier lagi.

“Jadi, bukan berarti aku tidak bisa berdiri dan melawan Stipe Miocic selama 25 menit. Aku akan memakai semua senjataku,” imbuhnya.

Pelatih Daniel Cormier, Javier Mendez menegaskan bahwa siapapun yang menang pada akhir pekan ini, bakal mendapatkan tawaran pertarungan dengan bayaran yang sangat besar. Mendez meyakini, lawan selanjutnya adalah Jon Jones.

“Jones sudah ingin naik ke kelas berat. Baginya cara terbaik untuk mendapatkan lebih banyak uang adalah berhadapan dengan juara divisi ini,” ucap Mendez.

Comment

News Feed