by

Tidak Hanya Enak, Kimci Juga Menyehatkan!

Hayo, siapa di antara kalian yang pencinta drakor alias drama Korea? Well, jika kalian pencinta drakor, pasti tahu dong apa itu kimci, makanan yang seringkali ditampilkan di drama korea. Atau mungkin, Kamu pernah mencicipi kimci dan makanan ini menjadi hidangn favorit keluarga di rumah?

Kimci adalah makanan khas Korea berupa acar pedas yang dibuat dari sayuran seperti kubis dan lobak yang digarami, dan dibumbui dengan bawang putih, cabai merah, jahe, pasta ikan, dan kemudian difermentasikan.

Baca juga: Ginseng, Si Akar Unik yang Menyehatkan

Manfaat Kimci untuk Kesehatan

Apakah Kamu tahu kalau hidangan tradisional Korea ini memiliki banyak manfaat kesehatan loh. Satu porsi kimci (sekitar 150 gram) mengandung 23 kalori, protein 2 gram, lemak 1 persen, karbohidrat 4 gram, gula 2 gram, serat 2 gram, dan sodium 747 mg.

Kimci juga merupakan sumber zat besi, di mana Kamu akan mendapatkan sekitar 21 persen zat besi kebutuhan harian untuk satu porsinya. Meskipun kimci mengandung banyak natrium, sayuran di dalamnya akan memberi Kamu dosis kalium yang baik, sekitar 5 persen dari target harian, yang dapat membantu mengimbangi efek negatif potensial dari natrium.

Berikut ini manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi kimci:

1. Kimci Bisa Menurunkan Kolesterol

Dalam berbagai penelitian ilmiah, kimci disebut memiliki sifat antikanker dan antioksidan karena kandungan phytochemical. Dalam sebuah penelitian terhadap orang dewasa di Korea, mereka yang makan kimci kurang dari 1,5 cangkir setiap hari selama 7 hari, kadar kolesterolnya naik signifikan. Namun, kelompok yang makan kimci jauh lebih sedikit, sekitar 2 potong setiap kali makan, mengalami penurunan kolesterol.

“Para ilmuwan tidak yakin bahan mana dalam kimci yang bertanggung jawab terhadap penurunan kolesterol,” ujar Alissa Rumsey, terapis nutrisi. Beberapa bahan umum yang digunakan dalam kimci memilki manfaat kesehatan.

Baca juga: Prosedur Tes Kolesterol, Mudah dan Cepat!

2. Kimci Mengandung Probiotik

Makanan yang difermentasi menciptakan lingkungan yang memungkinkan bakteri baik tumbuh dan berkembang biak. Termasuk probiotik, mikroorganisme hidup yang menawarkan manfaat kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah besar. Seperti halnya sayuran dan makanan fermentasi lainnya, kimci kaya akan probiotik yang bermanfaat.

“Probiotik merupakan bakteri sehat yang telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, yang semuanya dimulai pada saluran pencernaan,” jelas Samantha Cassetty, ahli gizi di New York City. Alissa pun menambahkan bahwa makan kimci dapat membantu meningkatkan keseimbangan bakteri baik dan jahat di usus Kamu, yang akhirnya memberi manfaat kesehatan bagi usus.

Proses fermentasi pada kimci membuat makanan ini sangat unik. Bagaimanapun, makanan fermentasi tidak hanya memiliki umur simpan yang panjang, tapi juga rasa dan aroma yang menyengat. Fermentasi terjadi ketika pati atau gula diubah menjadi alkohol atau asam oleh organisme seperti ragi, jamur, atau bakteri. Fermentasi pada kimci menggunakan bakteri Lactobacillus untuk memecah gula menjadi asam laktat, yang memberi kimci rasa asam yang menjadi khasnya.

Secara umum, masalah terbesar dengan kimci adalah keracunan makanan. Beberapa waktu lalu, hidangan ini telah dikaitkan dengan wabah E. coli dan norovirus. Meskipun makanan yang difermentasi biasanya tidak membawa patogen bawaan makanan, bahan kimci dan kemampuan beradaptasi patogen, menjelaskan bahwa kimci masih rentan terhadap penyakit bawaan makanan. Karena itu, jika Kamu memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu harus berhati-hati jika ingin mengonsumsi makanan tradisional Korea ini.

Baca Juga: Mengenal Food Psychologist, Profesi Song Seung Heon di Drama Korea Dinner Mate

Referensi:

EatingWell. The Health Benefits of Kimchi

Women’sHealth. 7 Health Benefits of Kimchi, According To Nutritionists

Healthline. 9 Surprising Benefits of Kimchi

Comment

News Feed