by

Pemkab Sekadau Usul Perbaikan Raperda Karhutla

Pemkab Sekadau Usul Perbaikan Raperda Karhutla

KalbarOnline, Sekadau – DPRD Kabupaten Sekadau menggelar rapat paripurna kedua masa persidangan ketiga dengan agenda mendengarkan pendapat akhir Bupati Sekadau terhadap dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD di ruang rapat utama lantai dua DPRD Sekadau, Senin (29/6/2020). Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Radius Effendi didampingi Wakil Ketua DPRD Sekadau, Zainal, Sekretaris Daerah Sekadau, Zakaria Umar dan Sekretaris DPRD, Sapto Utomo.

Dua raperda inisiatif DPRD tersebut yakni raperda tentang pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan raperda tentang pelestarian dan pengelolaan cagar budaya.

Dalam pendapat akhir Bupati Sekadau yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sekadau, Aloysius menyampaikan, terkait Raperda tentang pencegahan dan penanganan karhutla perlu dimasukkan pasal dengan penjelasan lengkap yang secara khusus mengatur tentang pembukaan lahan atau hutan dan atau lahan yang secara sungguh-sungguh memperhatikan kearifan lokal masyarakat setempat yaitu melakukan pembakaran lahan dengan luasan tertentu.

“Selain itu masih diperlukan beberapa perbaikan redaksional dan ketentuan pasal yang mengatur tentang sanksi harus diperjelas dengan rinci, jenis sanksi apa saja yang dapat dikenakan terhadap larangan yang telah diatur dalam pasala-pasal di dalam Raperda tersebut dengan bentuk sanksi secara berjenjang,” jelasnya.

“Oleh sebab itu, Raperda tentang pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat diproses untuk menjadi Peraturan Daerah (Perda) setelah ada perbaikan sebagaimana tersebut di atas,” timpal Aloy.

Kemudian, terkait Raperda tentang pelestarian dan pengelolaan cagar budaya, Aloysius menyampaikan pihak eksekutif sependapat dan dapat diproses lebih lanjut menjadi Perda dengan terlebih dahulu melakukan perbaikan redaksi dan substansi sebelum proses selanjutnya dilakukan. (Mus)

Comment

News Feed