by

Tidak Ada GP Inggris dan Australia Tahun Ini, MotoGP Makin Gelap

KalbarOnline.com – Kabar tak mengenakkan datang saat Dorna sedang berupaya keras memulai kalender balap MotoGP musim ini pada Juli mendatang.

Kemarin (29/5) pihak promotor mengumumkan dua seri penting di Eropa dan Australia dibatalkan. Sirkuit Silverstone, Inggris, dan Sirkuit Phillip Island, Australia, dipastikan absen dalam kalender balap tahun ini.

’’Kami sedih harus mengumumkan pembatalan dua balapan yang ikonik ini. Keputusan itu kami ambil setelah tidak menemukan solusi terkait masalah logistik dan operasional,” terang CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dalam laman resmi MotoGP.

GP Inggris dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2020. Ini merupakan kali kedua seri balap di sirkuit legendaris itu harus dibatalkan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2018, race yang sudah siap digeber harus batal lantaran hujan lebat. Buruknya sistem drainase mengakibatkan genangan air susah surut.

’’Meski sangat kecewa, kami tetap mendukung keputusan yang harus diambil (otoritas lokal) pada kondisi luar biasa saat ini,” papar Direktur Pelaksana Sirkuit Silverstone Stuart Pringle.

Keputusan pembatalan GP Inggris terbilang mengejutkan. Sebab, rencananya MotoGP digelar dua pekan beruntun tanpa penonton pada Agustus 2020.

Penyelenggara juga telah berkomitmen menerapkan protokol kesehatan superketat.
Sementara itu, GP Australia yang diproyeksikan digelar pada 25 Oktober 2020 juga harus keluar dari kalender musim ini.

Kepala Pelaksana GP Australia Paul Little juga kecewa atas keputusan tersebut. ’’Tetapi, keputusan sudah dibuat. Kami akan kembali lebih baik lagi dari sebelumnya pada musim 2021,” sebut Little.

GP Inggris dan Australia menyusul empat seri lainnya yang sebelumnya telah dibatalkan. Yakni, GP Qatar, Jerman, Belanda, dan Finlandia.

Tak ada rider yang lebih kecewa dengan keputusan tersebut daripada Jack Miller. Rider Pramac Ducati tersebut adalah satu-satunya wakil Australia di MotoGP. Dan, setiap tahunnya, pembalap 25 tahun itu selalu tampil habis-habisan di hadapan fans di kandangnya sendiri.

Apalagi, tahun lalu dia sukses berdiri di podium ketiga meski hanya mengendarai motor Ducati dari tim satelit.

’’Pasti aku kecewa. Tapi, kami sangat bersemangat untuk kembali lagi tahun depan dan aku akan melakukan apa saja sampai berdiri di podium lagi,’’ ujar Miller.

Sejatinya, GP Australia tahun ini bakal menjadi balapan terakhir Miller untuk Pramac. Sebab, musim depan dia dipromosikan menjadi pembalap tim utama Ducati.

Karena itu, dia merasa tidak bisa memberikan salam perpisahan yang sempurna untuk timnya setelah pemerintah Australia tidak mengizinkan digelarnya balapan di Phillip Island. Kini, harapan digelarnya balapan MotoGP hanya tersisa di sebagian Eropa seperti Austria, Spanyol, dan Italia serta Argentina dan Malaysia.

Comment

News Feed