by

Aturan Kualifikasi Direvisi, Ginting dan Jonatan Lolos ke Olimpiade

KalbarOnline.com-Setelah pekan lalu merilis kalender turnamen baru, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan peraturan revisi kualifikasi untuk Olimpiade dan Paralympic Tokyo 2020.

BWF ingin mencari solusi paling adil kepada atlet sehubungan dengan sistem kualifikasi yang tertunda akibat pandemi global Covid-19.

Peraturan kualifikasi tersebut sudah mendapat persetujuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Komite Paralympic Internasional (IPC). Semua turnamen tambahan untuk kualifikasi, bakal berlangsung selama 17 pekan pada 2020. Yakni mulai pada 4 Januari sampai 2 Mei 2021.

“Kami telah merumuskan dan mencari solusi terbaik dengan IOC dan IPC terkait peraturan kualifikasi. Kami merasa ini solusi yang adil untuk semua atlet,” ucap Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund dalam siaran resmi BWF.

“Meskipun kami akan melanjutkan turnamen internasional pada akhir 2020, kami tetap memilih untuk melanjutkan proses kualifikasi Olimpiade dan Paralympic mulai Januari 2021,” tambah Lund.

Dengan demikian, semua turnamen sisa pada 2020 tidak akan masuk dalam poin kualifikasi Tokyo 2020. Intinya, kualifikasi untuk Olimpiade adalah mulai Yg masuk mulai New Zealand Open 2019 sampai All England 2020. Setelah itu berlanjut pada 4 Januari sampai 2 Mei 2021.

Lund menambahkan, posisi atlet yang sudah lolos ke Olimpiade tidak tergoyahkan. Peringkatnya juga akan tetap sama.

Hingga saat ini, kata Lund, BWF masih bekerja pada model yang tepat untuk mempertahankan ranking dunia. Tujuannya adalah menghindari penurunan poin atlet.

Selain itu, ada pertimbangan mengenai prosedur baru untuk mengadakan turnamen internasional. Tentu saja dengan cara yang paling aman dan nyaman bagi peserta turnamen.

“Pengumuman peraturan selanjutnya akan kami buat setelah semua kembali normal,” ucap Lund.

Dengan komposisi terbaru ini, Indonesia dipastikan meloloskan empat pemain lagi (dari tiga sektor) ke Olimpiade Tokyo 2020. Mereka adalah dua tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, plus ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Poin Ginting dan Jonatan sudah aman. Mereka berada di posisi enam dan tujuh dunia dan tidak akan turun di bawah ranking 16 dunia. Sementara itu, Greysia/Apriyani yang berstatus sebagai ganda putri nomor satu Indonesia akan tetap aman untuk melaju ke Tokyo.

Andaikata mereka berada di luar 8 besar dunia, maka mereka tetap berhak lolos ke Olimpiade sebagai satu-satunya wakil Indonesia.

Sebelumnya, Indonesia sudah meloloskan tiga pasangan yakni dua ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Berikut peraturan kualifikasi terbaru untuk Olimpiade 2020

*Semua peringkat yang diperoleh selama periode kualifikasi Olimpiade yang original akan dipertahankan.

*Tambahan periode kualifikasi Olimpiade akan dimulai selama 17 minggu pada 2021. Turnamen pada 2020 yang ditunda, dibatalkan atau ditangguhkan karena Covid-19 akan masuk dalam kualifikasi. Syaratnya, turnamen itu berlangsung pada 4 Januari sampai 2 Mei.

*Turnamen yang telah dijadwal ulang oleh BWF pada pekan lalu dan masih berlangsung pada 2020, tidak akan dihitung dalam poin kualifikasi.

*Khusus pemain dari Tiongkok dan Hongkong, mereka berhak mendapatkan poin dari Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2021. Sebab, pemain dari dua negara ini tidak diizinkan berpartisipasi dalam Kejuaraan Beregu Asia 2020 akibat pandemi Covid-19.

Comment

News Feed