by

Banyak Pabrikan Bicara Bahan Bakar Sintetis, Mercedes-Benz Tak Setuju

KalbarOnline.com – Beberapa pabrikan mobil ternama termasuk McLaren, Volkswagen, Audi, bicara soal bahan bakar sintetis. Mereka meyakini bahan bakar sintetis dapat berfungsi sebagai alternatif yang efisien dalam periode transisi dari mobil bertenaga pembakaran ke mobil listrik atau all Electric Vehicle (EV).

Perusahaan yang berbasis di Ingolstadt bahkan memiliki divisi sendiri yang berfokus pada pengembangan dan produksi yang disebut ‘e-benzin’. Mercedes-Benz, di lain sisi, berpikir bahan bakar sintetis bukanlah sesuatu yang layak untuk diinvestasikan dalam jangka menengah.

Berbicara melalui bos penelitian dan pengembangannya, Markus Schafer, perusahaan Jerman itu tidak melihat bahan bakar sintetis sebagai solusi yang layak dan alternatif aktual untuk bensin dan diesel. Itu sebabnya, pabrikan tidak akan menginvestasikan uang dan waktu ke aspek tersebut dan sebaliknya akan fokus pada mobil listrik.

“Kami telah membuat keputusan yang jelas bahwa jalan kami akan menjadi yang pertama,” kata Schafer kepada Autocar dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Dilansir KalbarOnline.com pada Sabtu (23/5), dirinya berpendapat bahwa ketika mereka mengembangkan platform baru, mobil listrik yang harus didahulukan. “Kami harus memperhatikan peraturan dan perilaku pelanggan. Ini akan menjadi jalan utama kami,” imbuh Schafer.

Apa alasan di balik keputusan ini? Schafer percaya bahwa transformasi dari energi hijau menjadi E-Fuel adalah proses kehilangan banyak efisiensi. Pada dasarnya, dia berpikir bahwa jika memiliki banyak energi, cara termudah dan paling efisien adalah memasukkannya langsung ke baterai.

“Jika ada lebih banyak energi bersih yang tersedia, maka pelanggan pertama mungkin akan berada di industri penerbangan. Saya tidak melihat ini dalam 10 tahun ke depan di industri mobil,” tandasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Comment

News Feed