by

Review Acer Nitro 50: Powerful di Resolusi Full HD, Masih Oke untuk 4K

KalbarOnline.com – Acer meramaikan pasar PC desktop gaming dengan seri Nitro. Salah satu ciri khasnya adalah fisiknya yang tidak terlalu besar. Namun, di dalamnya sangat padat dengan komponen-komponen yang memberikan garansi untuk kelancaran bermain game. Seperti Acer Nitro 50 berikut ini.

Desktop PC gaming ini memang memiliki banyak versi. Namun, yang akan diuji kali ini adalah seri PC Nitro 50 (N50-110) dengan Ryzen 7 3700X yang dipadukan GPU Nvidia GeForce GTX 1660Ti 6Gb. Kombinasi yang menarik kan? Berikut detil hasil uji cobanya.

Spesifikasi:

PC Gaming ini menggunakan prosesor Ryzen 7 3700x yang dipadukan dengan GPU Nvidia GeForce GTX 1660Ti 6Gb dan RAM 16GB. Untuk meningkatkan performa, tersedia juga 512GB SSD NVMe yang bisa dimanfaatkan untuk sistem operasi dan aplikasi. Sedangkan untuk penyimpanan, bisa memanfaatkan hard disk 1 TB. Untuk sistem operasi, mendapat Windows 10 Home Edition 64 bit.

Bagian dalam Acer Nitro 50. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

Menariknya, PC Nitro 50 (N50-110) sudah dilengkapi Bluetooth dan WiFi. Jadi, tidak perlu menambah perangkat lagi. Selain itu, masih memiliki DVD RW, card reader, dan yang tidak selalu ditemukan di PC gaming adalah Qi Wireless Charging untuk ponsel.

Menariknya, Acer menyertakan keyboard dan mouse. Memang, keyboardnya bukan yang dikhusukan untuk gaming. Tetapi, cukup untuk membantu jika tidak mau keluar duit lagi. Apalagi, keyboar tersebut sudah dilengkapi tombol multimedia. Begitu juga dengan mouse, bukan termasuk seri gaming.

Desain

Rasanya, tidak berlebihan kalau menyebut inilah salah satu perwujudan dari istilah kecil-kecil cabe rawit. Ukurannya relatif jauh lebih kecil dari PC gaming dengan case full tower yang lazim digunakan. Sebab, tingginya hanya 34 cm, lebar 16,3 cm, dan panjang 35 cm. Beratnya 7,4 kg.

Menyandang nama Nitro sebagai seri gaming Acer, menjadi jawaban kenapa PC ini memiliki desain case yang cukup gahar. Didominasi warna hitam dengan berbagai aksen merah. Terutama, untuk port tambahan di bagian muka yang berisi SD card, usb type C, USB 3, headset, dan microphone.

Ada aksen silver yang mengingatkan pada desain antena Gundam. Tepat di bawahnya ada DVD RW. Di bagian atas antena itu ada logo Acer. Sedangkan bagian bawah, ada cap Nvidia, Ryzen, HDMI, dan emblem Nitro.

Bagian atas Acer Nitro 50 yang juga berfungsi untuk wireless charging. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

Pada bagian atas case, akan ditemukan hal yang tidak biasa pada PC gaming selain tombol power. Yakni, Qi wireless charging. Jadi, saat bermain game bisa sambil nge-charge ponsel atau perangkat lain yang mendukung wireless charging. Tambahan fitur ini berjalan normal saat dipadu dengan Samsung Galaxy Note 10 Plus.

Sedangkan pada bagian belakang, ada port untuk DVI, HDMI, dan Display Port. Lantas, berbagai USB port, RJ45, hingga port untuk audio.

Performa dan Gaming

Sebagai PC Gaming, Nitro 50 memberikan garansi layak digunakan untuk bermain game. Sebab, memiliki komponen yang memang diperuntukkan untuk bermain game. Namun, seberapa handal? Kami mencoba mengujinya dengan beberapa game maupun software. Berikut hasilnya:

Cinebench R15

Pengujian dilakukan beberapa kali untuk melihat hasil yang konsisten. Hasilnya memang konsisten. Skor OpenGL adalah 169 FPS. Untuk CPU, skornya sebesar 2005CB, dan CPU Single Core adalah 193CB.

Fire Strike

Uji coba dilakukan dalam dua tahap. Yakni, Fire Strike untuk mengukur penggunaan dengan resolusi Full HD (1920 x 1080), dan yang kedua adalah Fire Strike Ultra untuk 4K. Hasil keduanya cukup tinggi. Itu menjadi tanda bahwa Acer Nitro 50 bisa digunakan untuk bermain game dengan resolusi Full HD maupun 4K.

Acer Nitro 50 yang memadukan teknologi AMD Ryzen dengan GPU Nvidia. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

Detil skor Fire Strike adalah, 14193. Tinggi. Untuk graphics test 1 sebesar 73,97 FPS dan graphics test 2 sebesar 62,34 FPS. Sedangkan untuk physics test sebesar 67,55 FPS. Skor ini cukup untuk menjadi gambaran tangguhnya Acer Nitro 50 dalam bermain game dengan resolusi Full HD. Game mainstream saat ini, seharusnya tidak ada kendala untuk dimainkan dengan kualitas grafis tinggi.

Baaimana dengan 4K? nilainya lumayan. Yakni 3260. Untuk graphics test 1 sebesar 17,54 FPS dan graphics test 2 sebesar 10,67 FPS. Sedangkan untuk physics test sebesar 69,17 FPS. Dari skor tersebut, memang tidak memberikan jaminan bisa bermain game dengan lancar pada resolusi 4K. Namun, bukan berarti tidak bisa.

Kebijakan dalam mengatur kombinasi kualitas grafis bisa membuat game berjalan dengan baik pada resolusi 4K. Itulah kenapa, dalam tes game ada yang kami coba dalam resolusi 4K.

Resident Evil 3: Remake

Game baru ini tidak meninggalkan masalah untuk dimainkan tanpa lag. Baik saat bermain di resolusi 4K maupun Full HD. Bermain dengan kualitas grafis tertinggi, plus kustomisasi di beberapa setting yang membuat kartu grafis mencapai 4GB, masih bisa mendapatkan 60 FPS di resolusi Full HD. Sedangkan di resolusi 4K, perlu kustomisasi sedikit supaya masih bisa mencapai 30FPS. Cukup untuk bermain dengan lancar.

Far Cry 5

Untuk Far Cry 5, game ini bisa dijalankan lebih baik dengan resolusi Full HD ketimbang 4K. Dengan sama-sama kualitas grafis Ultra, saat bermain di resolusi 4K skor rata-rata yang didapat adalah 32 FPS. Nilai tertinggi adalah 41 FPS, dan terendah 29 FPS. Skor tersebut sebenarnya sudah bagus untuk membuat game berjalan dengan lancar.

Namun, jika dibandingkan dengan bermain di resolusi Full HD, nilainya jadi cukup timpang. Nilai rata-ratanya adalah 87 FPS. Lantas, nilai tertinggi adalah 99 FPS dan terendah 77 FPS. Nah, pilih mana?

GTA V

Siapa yang tidak memainkan GTA V? bagi penikmatnya, memainkan game ini tidak perlu risau dengan performa. Sebab, FPS yang didapat tergolong tinggi. Bermain dengan setting grafis very high dan resolusi 4K, skor yang didapat masih tinggi. Yakni, maksimal 61 FPS, rata-rata 59 FPS, dan nilai terendah 42 FPS. Dengan nilai setinggi ini, bermain GTA V dipastikan sangat lancar.

Shadow of The Tomb Raider

Berpetualang bersama Lara Croft dipastikan tetap asyik. Sebab, FPS yang dihasilkan sangat tinggi meski bermain dengan kualitas Ultra. Render menggunakan GPU pada resoulusi Full HD menghasilkan skor rata-rata 76 FPS. Nilai tertingginya ada 130 FPS, dan terendahnya 58 FPS. Sedangkan bermain dengan resolusi 4K, nilai rata-ratanya mencapai 25 FPS.

Kesimpulan

Acer Nitro 50 dengan AMD Ryzen 7 3700X yang memiliki arsitektur 7nm tidak hanya handal untuk bermain game. Tetapi, juga memberikan efisiensi yang lebih baik. Untuk informasi, Ryzen 7 3700X hadir dengan 8Core dan 16Thread dan memiliki TDP 65 watt.

Selain memberikan kinerja megatasking, editing, rendering, dan gaming juga jauh lebih maksimal. Selain itu, pengguna tidak perlu khawatir dengan kompabilitas komponen karena sudah dirancang dengan baik. Berbeda dengan ketika membangun PC sendiri yang membuat peluang munculnya eror karena tidak cocoknya antara satu hardware dengan hardware lainnya,

Selain itu, Acer Nitro 50 sebenarnya masih memberikan keleluasaan untuk melakukan upgrade di beberapa sisi. Misalnya, untuk RAM yang menyediakan 4 slot dengan kapasitas maksimal 64GB. Selain itu, motherboard yang menggunakan chipset X570 membuka peluang upgrade prosesor dari Ryzen 7 3700X hingga Ryzen 9 3900x. Ruang untuk upgrade lainnya adalah 1x SSD M.2 PCIe, 1x PCIe x16 untuk GPU, 2x 3.5Inch disk-bay.

Comment

Terbaru