by

Satu Warga Kapuas Hulu Terkonfirmasi Positif Covid-19, Klaster Gowa

Ada 27 warga Kapuas Hulu yang berangkat ke Gowa : 8 masih di-tracing

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Nazaruddin mengumumkan satu warga Kabupaten Kapuas Hulu terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami sampaikan bahwa benar adanya terdapat satu warga Kabupaten Kapuas Hulu terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Nazaruddin kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020) malam.

Nazaruddin mengungkapkan, yang bersangkutan merupakan klaster Gowa, di mana yang bersangkutan pernah berkunjung ke Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka mengikuti Ijtima Ulama.

“Pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu warga Dusun Lunsara, Desa Sukamaju, Kecamatan Putussibau Selatan,” ujarnya.

Adapun riwayat perjalanan yang bersangkutan kata Nazaruddin, pada hari Minggu tanggal 29 Maret 2020 datang dari Makassar dan sempat menginap tiga hari di Pontianak.

“Kemudian yang bersangkutan langsung ke Putussibau, pada tanggal 1 April 2020. Lalu yang bersangkutan itu tiba di Desa Sukamaju pada tanggal 2 April 2020,” paparnya.

Nazaruddin turut mengatakan, Jamaah Ijtima Ulama dari Kabupaten Kapuas Hulu yang berangkat ke Gowa tersebut sebanyak 27 orang.

Di mana, rinci dia, 7 orang berasal dari Kecamatan Bunut Hulu, 11 orang berasal dari Kecamatan Putussibau Selatan dan 1 orang berasal dari Kecamatan Kalis.

“7 orang dari Bunut Hulu itu, 2 orang di antaranya sudah kami rapid test, dengan hasil non reaktif. Sedangkan dari Putussibau Selatan, semuanya sudah dilaksanakan rapid test, dengan hasil, 2 di antaranya reaktif. Adapun dari Kalis, juga sudah dilakukan rapid test, dengan hasil tidak menunjukkan gejala,” katanya.

Sedangkan sisanya yang berjumlah 8 orang, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu masih melakukan penelusuran.

“Saat ini kami masih belum bisa menyampaikan secara rill untuk sisa yang 8 orang tersebut. Karena harus betul-betul disampaikan dengan benar dari Kecamatan mana dan desa mana. Namun, saat ini kami sudah mengumpulkan data, hanya saja belum bisa disampaikan karena harus berdasarkan data yang akurat. Dalam waktu dekat ini akan kami sampaikan,” tukasnya.

Nazaruddin turut menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan rapid test terhadap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut. Di mana pemeriksaan pertama dilakukan pada tanggal 14 April 2020 dengan hasil reaktif. Guna memastikan kembali, pihaknya kembali melakukan pemeriksaan ulang pada tanggal 16 April 2020, dengan hasil yang sama (reaktif).

“Setelah itu, untuk memastikan lebih jauh, kami melakukan pengambilan swab pada tanggal 17 April 2020. Lalu pada tanggal 18 April 2020, hasil swab dikirim ke Pontianak yakni di laboratorium Universitas Tanjungpura (Untan). Dari hasil laboratorium Untan tersebut yakni pada tanggal 25 April 2020 ini, yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19,” jelasnya.

Nazaruddin menegaskan, yang bersangkutan telah diisolasi di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau dan dilakukan pelayanan sesuai protokol penanganan Covid-19.

“Terhadap keluarga dan orang-orang yang pernah kontak langsung dengan pasien, kami akan melakukan rapid test dan penyemprotan,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu, agar mematuhi anjuran dari pemerintah seperti menjaga jarak, hindari kerumunan orang dan wajib gunakan masker apabila keluar rumah, serta biasakan pola hidup sehat.

“Intinya tetap di rumah. Tingkatkan kewaspadaan karena virus Corona sebenarnya sudah ada di depan mata kita. Bukan lagi di Pontianak, di Jakarta atau di daerah orang. Tapi sudah ada di Kapuas Hulu,” pungkasnya. (Haq)

Comment

News Feed