by

Lomba Adzan Diperpanjang

KalbarOnline, Kubu Raya – Perlombaan azan, murattal Quran dan menulis-membacakan surat untuk Bupati Kubu Raya mendapat respons positif masyarakat. Menyikapi tingginya animo warga, Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten selaku panitia memperpanjang jadwal pendaftaran. Dari semula 12-30 April 2020 diperpanjang hingga 9 Mei 2020. Adapun pengumuman pemenang akan dilakukan pada 18 Mei 2020.

“Dengan begitu sekolah juga punya waktu yang lebih leluasa untuk mengkoordinir peserta dari sekolahnya masing-masing,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Jumat (17/4/2020).

Untuk memudahkan pengiriman video azan dan murattal serta foto surat dan video membacakannya, Muda meminta pihak sekolah mengkoordinasikan berkas atau file lomba dari seluruh siswa peserta. Yakni berkas penampilan siswa yang mencakup semua jenis dan kategori lomba. Kesemua berkas dihimpun dalam sebuah diska lepas atau flashdisk dan diserahkan kepada panitia di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Terkait hal ini, kepala sekolah agar mengatur pola yang tepat untuk mengarahkan seluruh guru kelas, wali kelas, dan tenaga kependidikan lainnya yang ada di sekolah,” pesannya.

Muda menerangkan, kegiatan lomba digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memberikan alternatif pembelajaran di rumah bagi seluruh peserta didik di berbagai jenjang, khususnya selama masa pandemi Covid-19 atau virus corona. Namun untuk menghindari pertemuan fisik sesuai protokol kesehatan, lomba digelar dengan sistem dalam jaringan atau daring (online). Caranya dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi berupa video rekaman dan foto yang dikirim ke panitia.

“Lomba ini dilaksanakan untuk mengisi waktu luang anak selama menjalankan aktivitas belajar di rumah. Melalui lomba ini, kita ingin menumbuhkembangkan spiritualitas dan sikap religius anak. Selain itu juga untuk menggali ide orisinal dan mengasah kepekaan anak terhadap situasi sosial di sekitarnya,” jelasnya.

Muda menerangkan, lomba merupakan wahana mengekspresikan diri yang dikemas dalam bentuk kompetisi. Yang menarik dari lomba ini adalah keterlibatan semua komponen. Di mana tidak hanya siswa, tapi orangtua, wali murid, keluarga inti, guru, wali kelas, dan warga sekolah lainnya juga terlibat.

“Melalui lomba siswa diberikan peluang mengasah sikap positif dan mendapat kesempatan menuangkan seluruh imajinasi serta ide secara tertulis sekaligus mengekspresikannya secara lisan dalam bentuk membacakan suratnya,” tuturnya.

Muda menyatakan kegiatan lomba merupakan salah satu bentuk pembelajaran selama menjalankan aktivitas belajar di rumah. Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mengukur partisipasi setiap sekolah.

“Dinas akan melakukan penilaian dan evaluasi serta menjadikannya sebagai salah satu indikator kinerjakinerja,” terangnya. (ian)

Comment

News Feed