by

Selama Pandemi Covid-19, Angka Kematian di Makassar Justru Menurun

KalbarOnline.com, MAKASSAR – Selama tiga bulan terakhir, angka kematian yang tercatat di UPTD Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar cenderung stabil. Tidak ada peningkatan jumlah kematian secara signifikan. Justru pada Maret kemarin, malah menurun.

Kepala UPTD Pemakaman DLH Makassar, Andi St Khadijah Amiruddin mengatakan, dari enam pemakaman yang ia kelola, di Pemakaman Kristen Panaikang cukup terlihat peningkatannya. Khususnya pada Februari dan Maret.

Dari 23 jenazah pada Januari misalnya, meningkat menjadi 29 jenazah pada Februari, lalu naik lagi menjadi 43 jenazah pada Maret. Sementara di Pemakaman Islam Sudiang Raya, Islam Paropo, Islam Beroangin, Islam Dadi, dan Kristen Pannara ada kenaikan dan penurunan, namun tidak signifikan.

“Kalau di pemakaman Islam Sudiang Raya iti justru menurun. Januari itu 143, Februari 124, kemudian Maret turun menjadi 116. Kalau ditotal enam pemakaman, Januari 297, Februari 272, lalu Maret 287,” urainya kepada Fajar.co.id, Kamis (9/4/2020).

Khadijah menjelaskan, di pemakaman lain tentunya masih banyak angka yang tidak bisa mereka akomodasi. Namun, kata dia, trennya hampir sama dalam tiga bulan terakhir.

“Yang kita punya datanya kan hanya yang kita kelola. Kalau lebih rinci, setiap kelurahan itu punya datanya. Kalau UPTD Pemakaman hanya pada enam pemakaman saja,” tukasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali mengaku dengan adanya angka ini setidaknya memberi pemahaman baru ke masyarakat. Apalagi di tengah kondisi pandemi covid-19.

“Diskusi warga sekarang ini katanya sudah banyak yang meninggal selama pandemi ini. Buktinya kan malah menurun,” kata Ketua Demokrat Kota Makassar ini.

“Informasi seperti ini sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kepanikan berlebih-lebihan dari masyarakat. Dari angka tersebut mungkin saja bisa disimpulkan, di tengah pandemi ini warga makin menjaga tubuhnya,” sambung pria yang kerap disapa Ara ini. (taq-ism/fajar)

Comment

News Feed