by

Bupati Ketapang Keluarkan Surat Edaran Terkait Penanganan Warga Dari Luar Daerah

Cegah penyebaran Covid-19

KalbarOnline, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang mengeluarkan surat edaran yang berisi instruksi Bupati Ketapang, Martin Rantan mengenai penanganan warga dari luar daerah.

Surat bernomor 140 / 230 / DPMPD – A tertanggal 8 April 2020 tersebut ditujukan ke masing-masing Camat dan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Ketapang untuk mendukung efektivitas terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Ketapang. Serta Pelaksanaan Desa Tanggap Covid-19 dan Padat Karya.

Setidaknya terdapat 7 poin yang harus diperhatikan bersama semua pihak.

Berikut 7 poin di surat edaran yang ditandatangani langsung Bupati Kabupaten Ketapang, Martin Rantan, Rabu (8/4/2020):

1. Memerintahkan kepada Dusun hingga ketua RT untuk melakukan pementauan pergerakan masyarakat khususnya terhadap warga yang baru datang dari luar daerah termasuk TKI, melalui :
a. Pencatatan setiap tamu yang masuk ke Desa, Dusun dan RT
b. Pencatatan keluar masuknya warga desa setempat ke daerah lain.
c. Pendaftaran warga Desa yang baru datang dari rantau, sepertiga buruh migran dan TKI dari luar negeri atau warga yang bekerja di kota kota besar terutama kota kota yang sudah terdapat suspect Covid-19.

2. Bekerja sama dan berkoordinasi dengan Puskesmas atau tenaga kesehatan setempat untuk
a. Melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga yang datang dari daerah yang terdampak Covid-19 termasuk TKI dari luar negeri dan memerintahkan mereka melakukan isolasi diri secara mandiri selama 14 hari.
b. apabila terdapat warga Desa ynag terindikasi terpapar Covid-19, dari RT, Kepala Dusun, Kepala Desa, Camat untuk seterusnya melaporkan ke Posko covid-19 Kabupaten Ketapang call center 0821 5704 8290 website http//dinkesetapangkab.go.id/
c. melakukan pemantauan perkembangan warga Desa yang masuk dalam kategori orang dalam pemantaun (ODP) dan pasien dalam pantauan (PDP) Covid-19.

4. Senantiasa melakukan himbauan dan sosialisasi kepada warga Desa untuk melakukan upaya upaya pencegahan penyebaran Covid-19 secara aktif dan disiplin mematuhi anjuran pemerintah berupa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tempat tinggal, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, tidak keluar rumah jika tidak perlu, wajib memakai masker ketika diluar rumah, jaga jarak aman minimal 2 meter serta hindari bersentuhan dengan orang lain, tidak berpergian keluar daerah terutama daerah yang terdapat suspect Covid-19 serta mematuhi anjuran pemerintah lainnya.

5. Agar senantiasa menjaga sinkronisasi data dengan Puskesmas, Camat dan Forkopimcam terkait warga Desa yang masuk dalam kategori ODP, PDP, atau terindikasi terpapar Covid-19.

6. Agar Kepala Desa segera membentuk satuan tugas (Satgas) dan Posko Relawan Desa Lawan Covid-19 sebagaimana surat Bupati Ketapang Nomor 140 / 0784 / DPMPD-C tanggal 31 Maret 2020, serta agar senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan serta unsur terkait lainnya serta melibatkan secara aktif Kepala Dusun dan Ketua RT untuk menjalankan tugas tugas sebagaimana tersebut di atas.

7. Diminta kepada camat untuk secara aktif memonitor dan mendorong efektivitas terhadap seluruh upaya pencegahan penyebaran Covid-19 termasuk yang wajib dilakukan oleh Kepala Desa tersebut diatas maupun terkait pembentukan dan pelaksanaan tugas Relawan Desa Lawan Covid-19 di wilayah kerja masing masing dengan senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan unsur Forkopimcam, Puskesmas serta unsur terkait lainnya, dan menghimbau kepada ketua RT di lingkungan Kalurahan untuk dapat melaksanakan upaya upaya sebagaimana tersebut di atas terutama poin 1 dan 4. (Adi LC)

Comment

News Feed