by

Roy Suryo Istilahkan Pembantu Jokowi Gerombolan Kurawa, Ini Alasannya

KalbarOnline.com, JAKARTA– Praktisi Multimedia Telematika dan Pemerhati Public Health, Roy Suryo menilai, banyaknya para pembantu Presiden Joko Widodo sehingga dianggap tidak berikan manfaat. Saking banyaknya, Roy Suryo menyebut mereka sebagai gerombolan Kurawa.

“Kurawa jumlahnya 100, ini saya analogikan dengan Jumlah Pembantu-pembantu Presiden yang sangat banyak tapi karena saking banyaknya jadi unfaedah,” jelas Roy Suryo kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Selasa (7/4).

Dia menjelaskan, yang dimaksud Kurawa adalah budaya pewayangan yang merupakan kelompok antagonis

“Kurawa dalam budaya pewayangan merujuk kepada kelompok antagonis dalam wiracarita Mahabharata, sehingga Kurawa adalah musuh bebuyutan para Pandawa.” Jelas Roy.

Sebelumnya, melalui akun twiitter Roy Suryo mengaku prihatin dengan Presiden Jokowi. Dia menilai, saat ini Jokowi dikelilingi oleh orang-orang yang dia sebut sebagai gerombolan Kurawa.

Mantan kader Demokrat ini menggunakan Istilah itu, sebab beberapa hari terakhir ada silang pendapat di antara para staf dan menteri Presiden Jokowi.

“Kasihan Presiden @jokowi akan semakin susah fokus Mengurus Rakyatnya kalau Staf2nya sendiri Saling bantah begini. Kemarin @fadjroeL dikoreksi @KemensetnegRI sekarang giliran AM Ngabalin dikoreksi @KSPgoid besok siapa?,” tulis Roy Suryo dikutip dari akun twitternya, Sabtu (4/3).

Pada cuitan selanjutnya dia mengajak publik agar menjaga marwah Presiden Jokowi dan Istana dari gerombolan Kurawa yang dia maksud. (dal/fin)

Comment

News Feed