by

Pandemi Corona, 175 Napi Lapas Kelas 1A Makassar dapat Asimilasi

KalbarOnline.com, MAKASSAR – Wabah virus corona di Kota Makassar, membuat sejumlah narapidana di Lapas Kelas 1A Makassar tersenyum.

Bukan karena wabah virus itu, melainkan pihak lapas memberikan program asimilasi kepada mereka, yang telah menjalani masa hukumannya.

Kalapas Lapas Kelas 1A Makassar, Rubianto mengatakan, ratusan narapidana akan dibebaskan dan akan berbaur dengan masyarakat luar.

“Ada 175 yang sudah dan lanjut kita sipil. Itu juga jumlahnya mungkin bisa bertambah. Yang mendapat asimilasi itu kasus tindak pidana umum ,” katanya kepada Fajar.co.id, Selasa (7/4/2020).

Pemberian asimilasi itu diberikan oleh untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan Lapas. Maka dari itu, sebagian napi yang berperilaku baik, mendapat pertimbangan dan mendapat asimilasi oleh pihak Lapas.

Seperti napi yang satu ini bernama Rendi. Setelah tiga tahun sebelas bulan, remaja ini mendekam di Lapas Klas 1 Makassar dalam kasus kriminal yang pernah ia lakukan beberapa tahun silam.

Setelah bebas, dia tidak bimbang. Keluarga Rendi sudah ada yang menjemput di luar Lapas. Dia akan kembali ke rumah keluarganya. Berkumpul dan saling bercengkrama bersama-sama.

“Saya mau pulang sama keluarga saya di Jalan Toddopuli. Saya lihat masih ada teman saya juga yang akan bebas,” katanya.

Selama berada dalam Lapas, banyak kegiatan positif yang ia bisa kerjakan. Hal itulah yang membuat pihak Rutan mempertimbangkan Rendi untuk bisa bebas.

“Saya lebih banyak dalam masjid di Rutan. Sebenarnya saya di dalam delapan tahun. Tapi karena ada remisi, ditambah lagi ini (kebijakan pemerintah) jadinya saya dibebaskan,” tambah Rendi. (ishak/fajar)

Comment

News Feed