by

Keluarga Almarhum Bantah Zulkiflie Sempat Berkantor Dua Hari Lalu

KalbarOnline.com, MAKASSAR — Kabar duka datang dari Pemerintah Kota Makassar. Salah satu pegawainya, yakni Zulkiflie Marauni, Kasubag Bantuan Hukum Pemerintah Kota Makassar meninggal dunia saat dirawat dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Covid-19.

Sempat beredar kabar Balaikota akan lockdown, namun segera dibantah Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb. Hanya dilakukan sterilisasi.

Beredar kabar bahwa, dua hari sebelumnya almarhum sempat masuk kantor, hal tersebut sontak membuat panik pegawai Balaikota Makassar.

Namun, Maharani Zefrina, Keponakan almarhum membantah hal tersebut. Menurutnya almarhum terakhir pergi ke kantor tanggal Rabu, 1 April 2020.

“Itu tidak benar kabar yang beredar, Karena setelah sy konfirmasi ke tante dan sepupu saya, om saya terakhir ke kantor pada hari Rabu tanggal 1 April 2020,” ungkap Maharani kepada fajar.co.id, Selasa (7/4/2020).

Dirinya menuturkan, tahun ini almarhum tidak pernah ke luar kota.”Setahu saya, om saya tidak pernah keluar kota terhitung sejak masuk tahun 2020,” kata Maharani.

Hal tersebut juga dibenarkan berdasarkan informasi dari stafnya dan sepupu saya, kata dia.

Diketahui sebelumnya, almarhum mengeluh sakit sejak hari Minggu. “Tp sy kurang tau keluhannya di awal, sy pikir beliau hanya sakit biasa, namun kata Kata sepupu saya (anak almarhum) susah makan Krn banyak sariawan dan sakit tenggorokan saat menelan,” ujarnya.

Maharani menyebut almarhum dibawa ke RS kemarin siang (6/4/2020) sebelum waktu ashar. Dirinya sendiri baru tahu setelah almarhum meninggal.

“Dan saya pertegas lagi, tidak benar beliau masuk kantor kemarin,” ujarnya.

Mengenai status PDP, Maharani membenarkan hal tersebut. “Iya benar statusnya ditetapkan seperti itu, PDP Covid-19. Saya cari info dari teman di RS katanya ada pembesaran jantung dan pneumonia. Setahu saya, beliau tidak punya riwayat penyakit serius lainnya. Beliau sudah diswab dan foto thorax,” jelasnya.

Untuk sementara, almarhum belum bisa dikatakan positif karena hasil lab belum keluar dan masih menunggu 3-4 hari. (ikbal/fajar)

Comment

News Feed