by

Di Tengah Wabah Virus Korona, Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Aman

KalbarOnline.com – Bermula dari Tiongkok, tepatnya di Wuhan, provinsi Hubei, wabah virus Korona jenis baru atau Covid-19 menyebar ke banyak negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan sudah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global yang wajib diperangi bersama.

Pelbagai sektor berupaya mengantisipasi penyebaran wabah tersebut. Di sektor otomotif, kendaraan listrik dinilai lebih aman dibandingkan dengan kendaraan biasa berbahan bakar minyak. Di tengah serangan virus Korona, kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) disebut-sebut memiliki risiko penularan virus yang lebih minim.

Mengapa bisa demikian? Dilansir KalbarOnline.com dari InsideEvs, Selasa (7/4), hal tersebut mengacu pada virus yang bisa bertahan pada permukaan benda selama beberapa jam. Pompa atau nozle pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dinilai menjadi salah satu media yang paling berisiko untuk menularkan virus tersebut lantaran digunakan oleh banyak orang.

Sejumlah penelitian telah menyimpulkan bahwa pompa bensin adalah salah satu permukaan paling kotor yang ditemui banyak orang. Pompa bensin atau nozle pengisian BBM bahkan sama kotornya area di pintu toilet.

Infografis terkait enam tempat paling kotor di fasilitas umum termasuk nozle atau gagang pompa bensin. (InsideEvs)

Lantas, mengapa kendaraan listrik (EV) lebih aman? Jawabannya cukup sederhana. Hal tersebut karena kebanyakan pemilik kendaraan listrik mengisi daya mobil listriknya di rumah.

Rumah adalah lingkungan yang jauh lebih terkontrol. Jadi, jika perlu, Anda menghapus pengisi daya dengan tisu pembersih atau cairan pembersih sebelum dan sesudah digunakan. Selain itu, pengisi daya EV rumah kemungkinan hanya digunakan oleh satu atau dua orang, sehingga kemungkinan penyebaran berbagai virus berkurang secara signifikan.

Jenis yang sama berlaku di depan umum saat mengisi daya. Jumlah orang yang menyentuh pengisi daya jauh lebih sedikit daripada mereka yang bersentuhan dengan pegangan pompa bensin.

Meski begitu, ada cara untuk dapat terhindar dari virus yang mungkin bersarang di nozle pompa bensin. Untuk meminimalkan risiko tertular virus dari pompa bensin, adalah dengan mengenakan sarung tangan pelindung sekali pakai. Jika tidak mau repot, bersihkan tangan Anda setelah menggunakan pompa bensin.

Saksikan video menarik berikut ini:

Comment

News Feed