by

Ganda Putra No 1 India Sangat Berharap Bisa Dibesut Legenda Indonesia

KalbarOnline.com – Pasangan ganda putra India Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy mengharapkan ada pelatih berkualitas untuk melatih mereka.

Hal itu menyusul mundurnya pelatih asal Indonesia Flandy Limpele sebelum All England 2020. Mantan pemain ganda putra dan ganda campuran nasional itu memutuskan menarik diri dari tim nasional India karena alasan keluarga.

Chirag Shetty mengakui bahwa setelah mundurnya Flandy, ritme latihan ganda putra India agak sedikit kacau.

“Dia (Flandy Limpele) adalah pelatih berpengalaman yang banyak memberi masukan. Kami sangat risau ketika dia meninggalkan kami sebelum Olimpiade. Setelah dia pergi, kami tidak tahu apa yang akan kami lakukan dan program apa yang akan diikuti,” kata Chirag kepada media India Firstpost.

Dia sangat berharap bahwa pengganti Flandy adalah pelatih internasional yang memiliki kapasitas luar biasa. Sebagai ganda putra nomor satu India saat ini, Chirag mengatakan bisa berada dalam kondisi optimal jika didukung oleh pelatih yang mumpuni.

“Kami masih punya waktu satu tahun, mudah-mudahan ada pelatih baru, jadi kami bisa menyesuaikan diri dengan program pelatih baru. Jadi menurut kami, ada untungnya juga Olimpiade ditunda,” ujarnya.

“Bisa dikatakan bahwa kami dalam kondisi 90 persen. Dan jika dilengkapi dengan pelatih yang sangat baik, misalnya Rexy Mainaky, yang kini melatih Thailand, maka lengkap sudah 10 persen sisanya,” tambah Chirag.

Pebulu tangkis 22 tahun tersebut yakin bahwa pelatih sekaliber Rexy yang merupakan peraih emas Olimpiade Atlanta 1996, bakal mampu meningkatkan permainannya.

Bahkan dia optimistis, di bawah bimbingan Rexy, Shetty dan Rankireddy bisa menembus tiga besar di dunia.

Sementara itu, Sekretaris Umum Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) Ajay Singhania mengatakan bahwa organisasinya akan mencoba pelatih asing baru setelah pandemi Covid-19.

“Dengan penundaan Olimpiade, kami bisa mencari pelatih ganda putra untuk memperkuat pembinaan. Tapi kami harus menunggu situasi kembali normal. Setelah itu, kami bahas dengan SAI dan Kementerian Olahraga,” ucapnya.

Flandy memutuskan mundur sebagai pelatih kepala ganda putra India pada Maret dengan alasan keluarga. Flandy adalah pelatih asing keempat India yang keluar melalui dalih serupa: keluarga.

Sebelumnya, pelatih tunggal putra asal Indonesia Mulyo Handoyo juga mundur dengan argumen yang sama persis. Mantan pelatih Taufik Hidayat itu keluar dari India pada 2018.

Comment

News Feed