by

Komisi VI Pertanyakan Kesiapan Rumah Sakit BUMN Tangani Pasien Covid-19

KalbarOnline.com — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung, mempertanyakan kesiapan 35 rumah sakit BUMN yang menurut Ercik Thohir siap melayani pasien Covid-19.

Pasalnya kata Martin sejauh ini masih banyak masyarakat di Indonesia masih kesulitan mendapat pelayanan kesehatan yang memadai.

“Sampai sekarang kita tahu ketika seorang masyarakat mendapat gejala itu, mereka masih dipindah-pindah rumah sakit. Hal ini tentunya mengakibatkan keterlambatan penanganan yang akhirnya menimbulkan korban jiwa. Karena itu menurut saya, ini 35 rumah sakit BUMN yang disebutkan perlu disosialisasikan secara masif,” tutur Martin dalam keterangan tertulis, Minggu (05/04/2020).

Jika memang Kementerian BUMN sanggup menyediakan rumah sakit penunjang pemerintah untuk melayani masyarakat yang terkena dampak dari virus Corona, Martin meminta hal itu disosialisasikan secara masif agar diketahui khalayak ramai.

Pun ia juga meminta pada Menteri BUMN agar pelayanan di seluruh sistem rumah sakit di Indonesia yang melayani pasien Covid-19 ini dapat menjadi perhatian.

“Kami sangat memahami kinerja Pak Menteri dengan menjadikan BUMN sebagai leading penanganan Covid-19. Ini sudah sesuai dengan BUMN yang harus menjadi agent of change bagi masyarakat Indonesia. Yang terpenting saya pikir ini perlu disebarluaskan dengan baik,” pinta Martin.

“Misalnya informasi mengenai di mana saja rumah sakit itu berada dan rumah sakit apa saja tentunya sangat penting. Mungkin bisa memudahkan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian BUMN mengajukan empat rumah sakit pelat merah menjadi rujukam bagi pasien terpapar virus corona. Diantaranya RS Pertamina Jaya, RS Pelni, RS Lavelia Malang, dan RS PHC Surabaya. (endra/fajar)

Comment

News Feed