by

Saleh Daulay: Sekaranglah Saatnya Tarif Lama BPJS Kesehatan Diberlakukan

KalbarOnline.com, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mendesak pemerintah agar segera mengesahkan pemberlakuan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke tarif lama.

Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan untuk membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sempat membuat kegaduhan di masyarakat.

Menurut Saleh, kebijakan tentang iuran BPJS Kesehataan di masa lesunya ekonomi seperti saat ini, sangat ditunggu-tunggu masyarakat.

“Kapan kebijakan ini akan diikuti pemerintah, karena ada sangkut pautnya dengan Covid-19 yang menyebabkan pendapatan masyarakat rendah dan menyebabkan mereka sulit untuk membayar (iuran). Kami berharap putusan bisa segara dilaksanakan,” tegas politisi PAN itu melalui keterangan tertulis yang diterima fajar.co.id, Jumat (03/04/2020).

Menurut Saleh, sejak awal putusan, pihaknya sudah minta agar MA bisa pro-aktif mengirimkan salinan putusan tersebut. Ini penting sekali dilakukan karena masyarakat saat ini merasakan belum ada kepastian hukum. Padahal, mereka sudah mengetahui putusan pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu dari media.

Andaikan salinan putusan belum diterima BPJS Kesehatan dan pemerintah, maka setelah 90 hari putusan baru tersebut dinyatakan sudah berlaku. Waktu sepanjang itu (90 hari), menurut politisi Fraksi PAN ini tergolong sangat lama.

“Itu tentu tidak kita inginkan. Sebab, 90 hari adalah waktu yang cukup lama. Ada 3 bulan iuran yang dinaikkan yang mesti dibayarkan lagi. Tidak semua masyarakat memahami hukum secara baik. Yang mereka tahu, iuran BPJS Kesehatan tidak naik. Sejak itu, mereka tentu merasa tidak perlu membayar kenaikan iuran lagi,” tandasnya.

“Kita akan coba ingatkan pemerintah. Dalam waktu dekat ini, sudah dijadwalkan ada rapat kerja dengan Kementerian Kesehatan. Kita berharap agar Kemenkes mengambil inisiatif agar putusan itu dapat segera dieksekusi seperti harapan masyarakat,” sambung Saleh.

Sebagai informasi, sejak 1 Januari 2020, pemerintah memberlakukan kenaikan iuran BPJS Kesehatan rata-rata 100 persen. Dengan rincian, untuk kelas III Rp42.000, kelas II Rp110.000 dan kelas I Rp160.000.

Namun, beberapa waktu lalu MA sudah membatalkan kenaikan tersebut, sehingga besaran iuran BPJS Kesehatan kembali ke tarif sebelumnya, yaitu kelas III sebesar Rp25.500, kelas II sebesar Rp51.000 dan kelas I sebesar Rp 80.000. (endra/fajar)

Comment

News Feed