by

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Wali Kota Pontianak Tutup Ruas Jalan Gajahmada

KalbarOnline, Pontianak – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pontianak akan menutup ruas Jalan Gajah Mada pada Kamis (2/4/2020) mendatang. Kebijakan itu diambil sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kita akan menutup ruas Jalan Gajahmada mulai pukul 09.00 – 18.00 WIB mulai Kamis sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Edi Kamtono di Pontianak, Selasa (31/3/2020).

Untuk itu, ia meminta warga Pontianak melalui jalur lain. Jalan Gajahmada, tegas dia, ditutup untuk membatasi aktivitas yang sangat padat di ruas jalan tersebut.

Di kesempatan itu, Edi kembali mengimbau warga Pontianak untuk tetap mematuhi imbauan dan saran pemerintah seperti physical distancing atau jaga jarak fisik, tidak menghadiri atau berkumpul di keramaian, selalu menjaga kebersihan dengan cuci tangan dan sebagainya.

“Karena ini satu upaya kita untuk memutus mata rantai virus corona agar tidak menyebar lebih luas lagi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kota Pontianak telah masuk kategori wilayah transmisi lokal virus corona. Hal itu juga telah disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Di mana berdasarkan informasi terbaru yang didapatnya, Kota Pontianak, jelas Midji, sudah menjadi salah satu wilayah transmisi lokal penularan virus corona. Hal itu disampaikan Midji lewat akun facebook resmi miliknya pada Kamis (26/3/2020) lalu.

“Berdasarkan website Kementerian Kesehatan kasus Corona di Pontianak tidak lagi terjangkit karena seseorang pergi ke daerah atau negara tertentu (kasus impor), tapi sudah semakin berbahaya karena keterjangkitan sudah antar warga Pontianak sendiri,” tulis Midji.

Untuk itu orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini meminta seluruh masyarakat tetap mengindahkan upaya-upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah. Semua pihak harus bisa bekerja sama agar langkah yang diambil berjalan dengan baik.

“Jika anda tak mau tetap di rumah, tak mau jaga jarak dan tak peduli dengan kesehatan anda, maka anda sangat rentan tertular karena kita tak tahu siapa yang sudah tertular di sekitar kita. Saya sudah sering sampaikan,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson turut menegaskan agar seluruh warga Kalbar khususnya Pontianak ekstra hati-hati menyusul ditetapkannya Pontianak sebagai wilayah transmisi lokal. Dia meminta warga Pontianak tetap di rumah serta terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat mulai, rutin cuci tangan dan sebagainya.

“Tidak ada arahan lagi dari Kemenkes, jadi dengan ditetapkannya Pontianak sebagai wilayah transmisi lokal maka semua penduduk harus ekstra hati-hati. Tetaplah dirumah, jangan keluar rumah, sering cuci tangan, kita tidak tahu virus itu sekarang sedang nempel di permukaan benda apa yang ada di sekitar kita, kita tidak tahu siapa yang sekarang sudah tertular. Karena dari pengalaman terhadap pasien 03 yang sehat-sehat saja selama pemantauan ternyata dia terkonfirmasi positif,” pungkasnya. (Fai)

Comment

News Feed