by

Pentingnya Vitamin B Kompleks selama Kehamilan

Menjaga pola diet dan kesehatan adalah hal yang penting dalam kehidupan, terutama ketika sedang menjalani kehamilan. Pasalnya, tidak hanya demi sendiri, juga demi kepentingan si Kecil di dalam kandungan!

Salah satu nutrisi yang berperan besar dalam tumbuh kembang janin, sehingga kadarnya harus selalu terpenuhi setiap harinya, adalah berbagai vitamin B alias vitamin B kompleks. Vitamin B memang banyak jenisnya dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Dari beragam vitamin B, yang paling dibutuhkan oleh ibu hamil adalah vitamin B6, B9, dan B12. Ketiganya secara spesifik mampu membantu mengurangi risiko bayi cacat lahir sekaligus beberapa masalah umum yang kerap mengganggu selama hamil. Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Peran Penting Vitamin B Kompleks bagi Ibu Hamil

Vitamin B kompleks terdiri dari 8 vitamin B yang berperan krusial dalam memberikan kekuatan dan kesehatan bagi Mums, selama si Kecil berkembang.Pada trimester pertama dan ketiga, kebanyakan ibu hamil akan merasa kelelahan daripada biasanya. Nah, ini bisa disiasati dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B kompleks dan suplemen vitamin B kompleks.

Vitamin B1: Tiamin

Vitamin B1 amat berperan dalam perkembangan otak bayi. Itulah mengapa Mums diharuskan untuk mengonsumsi 1,4 mg vitamin B setiap harinya. Ada beberapa makanan yang mengandung vitamin B1, yakni kacang polong, oats, ikan salmon, pasta gandum utuh, serta sereal atau roti yang terfortifikasi.

Baca juga: Mums, Ketahui Berbagai Manfaat Kismis untuk Ibu Hamil!

Vitamin B2: Riboflavin

Vitamin yang satu ini sangat esensial untuk menjaga kesehatan mata serta berfungsi membuat kulit lebih fresh dan cerah selama kehamilan! Tidak hanya itu, vitamin B2 juga mengurangi risiko pre-eklampsia dan komplikasi kehamilan.

Manfaatnya juga dirasakan oleh si Kecil, lho! Si Kecil akan memiliki penglihatan yang baik dan kulit yang sehat, sekaligus membantu tumbuh kembang tulang, otot, dan sarafnya.

Di antara vitamin B yang lain, riboflavin adalah vitamin yang larut dalam air, sehingga tidak bisa disimpan oleh tubuh. Karenanya, Mums harus mendapatkan asupan riboflavin sekitar 1,4 mg setiap hari.

Jika tubuh kekurangan vitamin ini, Mums bisa mengalami gejala anemia, magenta (lidah kering dan merah), ruam, dermatitis, serta kulit sekitar bibir dan hidung akan kering dan pecah-pecah.

Sumber vitamin B2 bisa didapatkan di kacang almond, ubi jalar, wortel, tempe, brokoli, jamur, susu, telur, salmon, daging ayam, daging sapi, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam.

Vitamin B3: Niacin

Vitamin B3 mampu membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, mengatasi mual, dan meredakan migrain selama kehamilan. Selain itu, vitamin ini membantu perkembangan otak bayi, serta menjaga sistem saraf, selaput lendir, dan kulit tetap sehat.

Berapa yang Mums butuhkan? Yaitu sekitar 18 mg per hari. Namun, direkomendasikan untuk tidak lebih dari itu ya, Mums. Vitamin B3 bisa ditemukan pada biji matahari dan biji chia (chia seed), salmon, daging dada ayam, tuna, alpukat, asparagus, tomat, paprika, dan nasi cokelat.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Soda?

Vitamin B5: Pantothenic Acid

Kehamilan bisa menimbulkan masalah umum, salah satunya kram pada anggota tubuh tertentu. Untungnya, kram bisa diredam dengan mengonsumsi vitamin B5 sebanyak 6 mg setiap hari.

Vitamin ini juga membantu memetabolisme lemak, protein, dan karbohidrat, serta melepaskan hormon pereda stres. Konsumsi kuning telur, nasi cokelat, jagung, susu, jeruk, pisang, salmon, dan brokoli untuk mendapatkan vitamin ini!

Vitamin B6: Pyridoxine

Vitamin B6 sangat vital bagi perkembangan sistem saraf dan otak bayi selama di dalam kandungan, serta membantu mencegah berat lahir bayi rendah. Sementara untuk Mums, pyridoxine berguna untuk menjaga kadar glukosa darah dan meredakan morning sickness.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Mums perlu mengonsumsi vitamin B6 25-50 mg per hari. Sumber makanan yang mengandung vitamin ini antara lain kacang-kacangan, pisang, papaya, bawang putih, alpukat, hazelnut, bayam, dan daging ayam.

Vitamin B7: Biotin

Kehamilan umumnya dapat menyebabkan seorang wanita mengalami defisiensi vitamin B7. US Food and Nutrition Board of the National Academy of Science’s Institute of Medicine merekomendasikan ibu hamil setidaknya mengonsumsi 30 mcg setiap hari.

Vitamin ini bisa membantu mengurangi masalah kerontokan rambut, kuku rapuh, dan ruam. Ini juga penting untuk pertumbuhan embrio. Konsumsilah oats, alpukat, brokoli, bayam, jamur, keju, raspberry, kuning telur, daging ayam, salmon, kentang, susu, dan kacang-kacangan untuk mendapatkan manfaatnya.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Telur Puyuh?

Vitamin B9: Folic Acid

Rasanya folic acid menjadi sangat akrab di telinga Mums selama masa kehamilan, bahkan ketika promil, ya? Yup, vitamin B9 memang vitamin yang paling penting untuk dikonsumsi demi kebaikan Mums dan si Kecil. Apa saja sih manfaatnya?

  • Mencegah risiko bayi mengalami cacat tabung saraf, seperti anencephaly (cacat otak) atau spina bifida (cacat tulang belakang). Cacat tabung saraf bisa berkembang di awal kehamilan. Itulah mengapa Mums disarankan untuk mengonsumsi folic acid sejak sebelum kehamilan.
  • Mengurangi risiko cacat lahir, seperti bibir sumbing, langit-langit mulut sumbing, dan beberapa masalah jantung.
  • Mengurangi risiko pre-eklampsia.
  • Membantu pertumbuhan plasenta, sintesis DNA, dan perkembangan bayi.
  • Membantu produksi sel darah merah dan mencegah anemia.

Konsumsi 400-800 mcg folic acid selama kehamilan. Disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari 1.000 mcg, kecuali atas saran dokter. Buah citrus, anggur, alpukat, sereal terfortifikasi, serta sayura berdaun hijau gelap merupakan makanan-makanan yang kaya akan folic acid.

Vitamin B12: Cobalamin

Nah, vitamin terakhir dari rangkaian vitamin B kompleks ini juga tidak kalah penting untuk Mums dan si Kecil! Vitamin B12 akan bekerja sama dengan vitamin B9 (folic acid) untuk memproduksi sintesis DNA dan sel darah merah. Vitamin ini juga penting untuk membantu pembentukan tabung saraf, perkembangan otak, dan tulang belakang bayi.

Untuk Mums, cobalamin akan membantu meningkatkan energi dan mood, serta menurunkan tingkat stres. Ini juga akan membantu metabolisme lemak, karbohidrat, dan protein, serta menjaga kerja sistem saraf pusat dan neurologis. Kebutuhan vitamin B12 pada ibu hamil adalah sekitar 2,6 mcg per hari, yang bisa didapatkan dari salmon, susu kedelai, udang, yoghurt, daging merah, sereal terfortifikasi, dan susu.

Mengonsumsi Suplemen Vitamin B Kompleks selama Kehamilan

Folamil Genio - GueSehat.com

Biasanya, vitamin prenatal akan mengandung vitamin B kompleks sesuai dengan dosis yang direkomendasikan. Jadi selain mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B kompleks, Mums pun akan mendapatkannya dari suplemen yang direkomendasikan dokter. Mums bisa berkonsultasi kepada dokter kandungan Mums makanan apa saja yang perlu dikonsumsi dan apakah Mums mengalami defisiensi vitamin B tertentu. Semoga Mums dan si Kecil selalu sehat, ya! (AS)

Baca juga: Mums, Ketahui Daftar Makanan Penurun Kolesterol untuk Ibu Hamil!

Fungsi Vitamin C untuk Bumil - GueSehat.com

Sumber

American Pregnancy Association: Roles of Vitamin B in Pregnancy

Comment

News Feed