by

Rizal Ramli Dicurigai Kritis karena Tak Diberi Jabatan

KalbarOnline.com, JAKARTA – Mantan Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli termasuk sosok yang kerap melontarkan kritik-kritik tajam ke pemerintahan Presiden Jokowi.

Yang terbaru, Rizal Ramli mengkritik kebijakan pemerintah yang disebut kembali meminjam uang ke International Monetary Fund atau IMF.

Rizal melontarkan kritik sehari setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat, menghadapi dampak ekonomi akibat wabah virus corona, COVID-19.

Di antaranya, bantuan tambahan uang Rp 50 ribu bagi para penerima kartu sembako, sehingga menerima Rp 200 ribu per keluarga.

Pemerintah sudah menggelontorkan anggaran Rp 4,5 triliun untuk penambahan anggaran.

Rizal Ramli saat melontarkan kritikannya, menuding seseorang sebagai pramuniaga IMF.

Hanya saja, dia tidak secara spesifik menyebut siapa orang yang dimaksud.

Namun, dari kicauannya orang yang dimaksud kemungkinan berjenis kelamin wanita. Karena menggunakan istilah sales promotion girl (SPG).

“Aji mumpung, pinjem lagi IMF. Dasar SPG IMF, lho bukan situ yg jual angin sorga bisa narik Rp11.000 trilliun dari luar negeri [email protected],” kicau akun Twitter @RamliRizal, Rabu (25/3).

Pada bagian, Rizal bahkan menyebut orang yang dimaksud sebagai ratu utang. Namun, Rizal Ramli tetap tidak menyebut secara spesifik orang yang dimaksud.

“UU No. 17 Tahun 2003, defisit max 3%, mau ditingkatkan 5%. Dasar Ratu Utang. Padahal dana realokasi anggaran + accumulated SAL cukup,” twit @RamliRizal.

Kicauan mantan Menko Bidang Ekuin ini ditanggapi beragam oleh warganet. Banyak di antaranya mengamini kicauan Rizal Ramli. Namun, ada juga yang malah menyindir RR.

“Pak Rezal ramli nih kenapa benci dengan pemerintah.terutama presiden.pak presiden ngak menawar kan jabatan apa2 ya pak. Saya dengerin comments bpk yang selalu menyalah kan pemerintah jadi malu sendiri sebagai rakyat Indonesia.kami tau lah tentang karir dan kemampuan bpk,” kicau @OhdLla. (jpnn/fajar)

Comment

News Feed