Fakta Penting tentang Keringat Berlebihan saat Hamil

Mums ngerasa lebih mudah berkeringat daripada biasanya? Pasti enggak nyaman banget, kan? Sudah usia kehamilan semakin membesar, ditambah dengan tubuh yang selalu basah akibat keringat, padahal enggak melakukan aktivitas apapun. Kenapa sih harus mengalami keringat berlebihan saat hamil?

Kondisi seperti itu juga dirasakan banyak wanita hamil lainnya, Mums. Banyak wanita yang berkeringat meskipun suhu AC sudah diturunkan, khususnya di malam hari. Apalagi, kita ini hidup di negara tropis.

Keringat berlebihan saat hamil itu normal, Mums. Ini merupakan salah satu gejala kehamilan. Apa penyebab keringat berlebihan saat hamil? Lalu, bagaimana cara mengatasi keringat berlebihan saat hamil? Jawabannya ada di tulisan di bawah ini, Mums!

Baca juga: Mums, Ketahui Daftar Makanan Penurun Kolesterol untuk Ibu Hamil!

Kapan Keringat Berlebihan Saat Hamil Dimulai?

Bagi Mums yang enggak betah merasa kepanasan dan berkerngat, siap-siap aja ketika sudah memasuki kehamilan. Kebanyakan wanita hamil pasti akan mengalami keringat berlebihan.

Menurut ahli, keringat berlebihan biasanya dialami wanita pada masa trimester pertama, trimester tiga, dan postpartum (setelah melahirkan). Ketiga masa tersebut adalah periode dimana perubahan hormon mencapai titik paling ekstrem.

Apa Penyebab Keringat Berlebihan Saat Hamil?

Perubahan hormon yang cukup ekstrem dan turun naik saat hamil bisa menyebabkan banyak kondisi, mula dari wasir, gusi berdarah, dan jerawat. Lalu, apa penyebab keringat berlebihan saat hamil? Perubahan hormon yang terjadi ketika sperma bertemu dengan sel telur ini menyebabkan kebingungan pada hipotalamus (bagian otak yang mengatur suhu tubuh).

Hal tersebut menyebabkan hipotalamus salah menangkap persepsi suhu panas, meskipun suhu AC sudah diturunkan menjadi 20 derajat celsius. Hal ini memicu refleks keringat tubuh, yang memang memiliki fungsi untuk mendinginkan tubuh ketika suhu meningkat.

BACA JUGA:  Mums, Hindari Mengumumkan Kehamilan di Momen-momen Berikut, Ya!

Penyebab keringat berlebihan saat hamil lainnya adalah indeks massa tubuh Mums yang lebih tinggi dari biasanya. Jadi, Mums harus sebisa mungkin mencegah kenaikan berat badan tidak melebih dari normal.

Kemudian, penyebab keringat berlebihan saat hamil lainnya adalah janin yang ada dalam kandungan Mums. Pada trimester tiga, janin dalam kandungan menyebabkan suhu tubuh Mums meningkat sebagai bagian dari proses perumbuhannya.

Baca juga: Manfaat Jambu Biji untuk Ibu Hamil dan Aturan Konsumsi yang Aman

Cara Mengatasi Keringat Berlebihan Saat Hamil

Tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk benar-benar menghilangkan keringat berlebihan saat hamil. Namun, ada beberapa hal yang bisa Mums lakukan untuk menambah kenyamanan jika mengalami keringat berlebihan saat hamil:

Pastikan Mums selalu terhidrasi: ketika berkeringat, Mums kehilangan cairan tubuh, sehingga bisa membuat Mums merasa pusing dan bahkan pingsan. Jadi, minumlah air putih yang cukup. Air dingin khususnya bisa membantu tubuh Mums mengatur suhunya. Jadi, kemanapun Mums pergi, selalu bawa air putih.

Hindari terlalu lama beraktivitas di bawah sinar matahari.

Hindari berolahraga di luar rumah jika udara sedang panas: sebagai rekomendasi, Mums bisa berjalan kaki santai di pagi hari ketika matahari belum terbit, atau di sore hari ketika matahari sudah terbenam. Mums juga bisa olahraga di dalam ruangan, atau berenang untuk mendinginkan tubuh.

Kenakan pakaian dengan kain yang menyejukkan.

Hindari konsumsi makanan pedas dan minuman panas: khususnya karena makanan dan minuman seperti itu memicu refleks keringat tubuh. (UH)

Baca juga: Segar dan Manis! Ini 8 Manfaat Buah Jeruk Untuk Ibu Hamil

Sumber

What To Expect. Sweating During Pregnancy. November 2019.
Very Well Family. Excessive Sweating and Night Sweats in Pregnancy. Juli 2019.

Comment