by

Rupinus – Aloysius Hadiri Misa Perdana Pastor Damas dan Pastor Anton di Gereja Katolik Mondi

KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus dan Wakil Bupati Sekadau, Aloysius hadir bersamaan dalam perayaan syukur Misa Perdana Pastor Damaskus Damas, CP dan Pastor Antonius Bulau, CP, yang dilangsungkan di Gereja Stasi St Paulus Rasul Mondi, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Minggu (1/3/2020).

Misa perdana dipimpin langsung oleh Pastor Damaskus Damas, CP dan Pastor Antonius Bulau, CP didampingi puluhan pastor selebran termasuk pastor pimpinan provinsial konggregasi Pasionis Pastor Nikodemus Jimbun, CP.

Adapun pastor selebran yang mendampingi Pastor Damas dan Pastor Anton dalam perayaan misa perdana itu adalah Pastor Ketua Dekenat Salib Suci Sekadau Pastor Kristianus CP, Pastor Valentinus Saeng, CP, Pastor Nikodemus, CP, Pastor, David, CP, Pastor Petrus, CP, Pastor Martin, CP, Pastor Rusli, CP, Pastor Titus, CP, Pastor Aga, CP, Pastor Sabinus Lohin, Pastor Sukiman, Pastor Kepala Paroki Siantan Pontianak, Pastor Asun, CP, Pastor Piet Apot, Pr. Hadir juga puluhan suster, frater dan bruder, termasuk juga para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau, Kristina Rupinus, termasuk juga Camat Sekadau Hulu dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wabup Aloysius mengatakan, Gereja dan Pemerintah adalah mitra dalam pembinaan dan pemberdayaan umat yang juga warga masyarakat. Sebagai pelayan Tuhan di masyarakat terutama umat Katolik.

“Saya mengharapkan kita dapat bersama-sama bahu membahu, topang-menopang dan saling dukung terhadap setiap program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang juga adalah warga gereja, Sekadau khususnya Desa Mondi adalah rumah besar milik semua warga di daerah ini adat pemerintahan dan agama harus berjalan secara harmonis di daerah,” tukasnya.

Wabup Aloy mengatakan, perayaan akan kehadiran imam baru mengajarkan kepada umat bahwa semua untuk hidup rukun dan damai, mempertemukan dalam sukacita besar untuk selalu ada dalam persekutuan dan kebersamaan dalam melepas perbedaan-perbedaan yang ada.

“Kita boleh berbeda pendapat dalam hal apapun apalagi sekarang dalam tahap pemilihan serentak pilkada tahun 2020 di Kabupaten Sekadau, namun tetap satu dalam persaudaraan sejati. Ditahbiskan Imamat Pastor Damaskus Damas CP dan Pastor Antonius Bulau CP oleh Mgr. Julius Mencucini CP pada tanggal 27 Februari 2020 yang lalu merupakan suatu peristiwa sukacita bagi keluarga besar kita masyarakat Desa Mondi yang bukan saja memeluk keyakinan Katolik, namun juga umat lain,” imbuhnya.

Hal ini, kata dia, menjadi contoh bahwa kerukunan beragama sangat dirasakan dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Sekadau. Di akhir sambutannya, Wabup Aloy mengucapkan proficiat kepada Imam baru, orangtua dan kerabat serta semua umat Gereja Stasi St.Paulus Rasul Mondi, dengan harapan semoga peristiwa ini menjadi tanda sukacita dan damai sejahtera bagi semua.

Sementara Pastor Provinsial Konggregasi Pasionis Indonesia Pastor Nikodimus Jimbun, CP mengatakan peristiwa pentahbisan suci dan perayaan misa pertama membawa sukacita besar karena berkat perdana Imam baru berkenan diterima semua orang dengan meyakini bahwa berkat tersebut sungguh membawa damai dan sejahtera bagi kita terlebih bagi masyarakat desa mondi yang kita cintai.

Bagi Pastor Damaskus Damas CP D dan Pastor Antonius Balau CP, menjadi imam mungkin adalah sebuah cita-cita yang tidak hanya datang dari keinginan pribadi melainkan harapan sekian banyak orang terutama orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah mendahului kita menuju kerajaan surga.

Lewat peristiwa ini semua dapat menyaksikan pencapaian besar yang diraih Pastor Damas CP dan Pastor Antonius Balau CP, karena menjadi imam yang diwujudkan lewat kerja keras dan kesabaran besar serta perwujudan doa dan harapan banyak orang terutama orang tua yang dikasihi.

“Hari ini kita berkumpul untuk mensyukuri sekaligus mendoakan pastor Damas CP dan Antonius Balau CP agar tetap teguh dalam panggilan imamatnya serta untuk menjadi gembala yang baik bagi domba-domba yang akan digembalakannya, perayaan misa ini juga mempertemukan kita dalam sukacita besar untuk selalu ada dalam persekutuan dan kebersamaan dengan melepas semua perbedaan yang mungkin masih mengganjal dalam diri kita,” kata Nikodimus Jimbon CP.

Pastor Niko juga berharap agar orang tua keluarga katolik selalu mendoakan anak-anaknya untuk panggilan menjadi pelayanan tuhan, seperti menjadi pastor, suster dan bruder.

“Mari bapak ibu keluarga katolik, berikan doa untuk anak-anak agar mereka terpanggil menjadi imam, suster dan bruder,” ajak Pastor Niko. (Mus)

Comment

News Feed