by

Yuliani Serap Aspirasi dan Keluhan Warga Kendawangan

KalbarOnline, Ketapang – Makan besaprah bersama warga Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, sambil berkumpul bersama warga dan makan bersama, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Yuliani mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat di Desa Kendawangan, Kamis (26/2/2020).

Politisi Partai Amanat Nasional ini menyatakan, dengan berkumpul usai makan bersama, warga lebih terbuka dan leluasa bercerita apa saja yang menjadi keluhan masyarakat di desa, kedekatan yang dibangun tidak hanya saat ingin dipilih menjadi anggota legislatif akan tetapi harus dibangun seperti kekeluargaan, sehingga dengan makan bersama inilah menjadi memontum untuk saling berbagi dan bercerita.

Yuliani Serap Aspirasi dan Keluhan Warga Kendawangan 2

“Masyarakat tidak lagi butuh janji-janji manis politikus melainkan bukti bahwa anggota legislatif memang benar ada di tengah-tengah mereka dan menyuarakan aspirasinya. Selain itu hubungan saat ini justru sebagai keluarga baru yang peduli dengan apa yang dialami dan diinginkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Usai makan bersama wargapun berkumpul di gedung serbaguna Pangeran Nadi di Jalan Pangeran Nadi. Untuk menampung aspirasi masyarakat yang butuh diserap.

Salah seorang warga setempat, Samsul Anwar (49) menyampaikan harapannya selain ia mengaku senang ada perwakilan di DPRD Kalbar yang merupakan warga asli Kendawangan, ia mengapresiasi kehadiran kader PAN tersebut ada di tengah-tengah masyarakat Kendawangan.

Beberapa harapan masyarakat diutarakan salah satunya pembangunan infrastruktur jalan. Dengan harapan dapat mempermudah akses mobilisasi hasil pertanian dan laut yang menjadi penopang masyarakat Kendawangan.

“Saya ingin infrasturktur didesa bajarsari jalan diperbaiki, ditimbun latrit atau pengerasan dengan tanah merah, supaya kami mudah melakukan aktivitas jual beli hasil perkebunan dan pertanian kami, juga mengelola pertanian selain itu juga nelayan di sini butuh alat tangkap ikan,  sebab saat ini nelayan hanya menangkap ikan di pesisir sehingga ke depan harapan saya pendapatan dari hasil ikan bertambah,” tukasnya.

Hj Rusmayati (63) warga Desa Banjarsari menyampaikan aspirasi mengenai perbaikan penyeberangan serta bantuan untuk pengelolaan UMKM yang dirasa masih minim, sehingga ia berharap melalui wadah itu ia berharap dapat didengar dan disuarakan.

“Saya kasihan kalau pagi anak-anak mau sekolah, penyeberangan penghubung di Desa Kendawangan kiri ke Kendawangan kanan yang sempit, serta sulit menyalurkan hasil karya seperti kue dan kerajinan tangan kami,” pungkasnya.

Yuliani menjelaskan, agar bisa terakomodir dengan baik dan merata, warga harus membuat kelompok baik itu kelompok tani, kelompok kerjajinan UMKM, sehingga ada dasar hukum dan wadah untuk mendorong ke tingkat provinsi.

“Aspirasi dari masyarakat ini akan saya tampung dan di bidang komisi saya akan saya kawal dan perjuangkan, sedangkan untuk yang di luar komisi saya akan saya dorong ke komisi yang membidangi sehingga dapat diberikan solusi dan jawaban dari aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Di akhir kegiatan disampikan pula tausyiah yang disampikan oleh Ustadz Solekhan asal Jakarta, warga pun antusias mendengarkan tausyiah tersebut.

Warga yang hadir menitipkan harapannya kepada anggota DPRD Provinsi Kalbar perempuan tersebut. Serta dapat mengabulkan aspirasi yang disampaikan sehingga masyarakat tidak lagi dijanjikan yang manis manis saat kampanye. (Fai)

Comment

News Feed