by

Pencanangan Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Ale-Ale Khatulistiwa

KalbarOnline, Ketapang – Melalui sinergi Penthahelix yang sukses guna mewujudkan desa mandiri di Bumi Khatulistiwa, Kodam XII/Tanjungpura dalam hal ini Kodim 1203/Ketapang menggelar sosialisasi desa mandiri menuju langit biru di Bumi Khatulistiwa kepada unsur tiga pilar di Ketapang.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kapok Sahli Kodam XII/ Tanjungpura, Kolonel Czi Ari Gemuruh Winardjatmiko, Wakil Bupati Ketapang, Suprapto serta Forkopimda dan para pejabat struktural Ketapang tersebut berlangsung di pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang, Kamis (13/2/2020).

Dalam kesempatan itu, Kapok Sahli Kodam XII/ Tanjungpura, Kolonel Czi Ari Gemuruh Winardjatmiko mengatakan, pencanangan desa mandiri menuju langit biru di Bumi Khatulistiwa merupakan suatu upaya guna mewujudkan wilayah Kalbar zero asap.

“Oleh karena itu, Forkopimda akan selalu bekerjasama dan saling bahu-membahu dalam rangka menuju kepada zero asap,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut kalau Kodam XII/Tanjungpura membuat suatu program untuk melaksanakan tindakan mitigasi sejak dini, mulai dari tahapan sosialisasi maupun pembentukan organisasi relawan di tingkat desa.

“Diharapkan melalui organisasi yang berada dipedesaan tersebut, nantinya dapat bekerjasama dengan satgas penanggulangan Karhutla,” ujarnya.

Ia menambahkan, berkaitan dengan desa mandiri TNI bekerjasama dengan Kepolisian maupun Pemda dan seluruh stakeholder yang terlibat sudah membuat jadwal yang dimulai bulan Februari sudah bisa beraksi. Dengan demikian apa yang menjadi kesepakatan pada pencanangan hari ini, diharapkannya pada periode tahun ini tidak ada lagi asap di Kalbar.

“Walaupun ada, itu sangat minim dan juga terukur sesuai dengan kaidah kaidah yang kita harapkan yaitu tidak mengganggu lingkungan,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Ketapang, Suprapto mengucapkan, terima kasih dengan program yang dicanangkan oleh Kodam XII/Tanjungpura dalam rangka untuk meningkatkan status desa menjadi desa mandiri, di samping itu juga berupaya jangan sampai ada Karhutla lagi di Ketapang.

“Sinergi dua program ini, Karhutla dan desa mandiri langit biru, itu sangat baik kita akan mendukung dan sinergitas antara tiga pilar ini yaitu TNI, Kepolisian, Pemda Kabupaten Ketapang,” katanya.

Ia juga menyebutkan, jika nanti terealisasi itu akan kita terus tingkatkan dalam rangka mencapai target adanya desa mandiri dan program langit biru ini akan membuat desa semakin maju.

“Desa semakin berkembang dan masyarakat akan lebih sejahtera kemudian akan bisa menekan angka kemiskinan karena kita lebih mudah menjalankan program-program kita,” ujarnya.

Sementara Dandim 1203/Ketapang, Letkol Kav Jami’an dalam sambutanya mengatakan, program desa mandiri menuju langit biru di Bumi Khatulistiwa menitikberatkan kepada penanggulangan bencana di Ketapang terutama Karhutla.

“Tentunya hal ini menjadi sorotan dan titik fokus utama kita semua untuk itu Kodim 1203/Ktp bersama stakeholder lainnya berharap musibah kebakaran lahan dan hutan di Ketapang berkurang atau bahkan tidak ada kebakaran di tahun 2020 dengan didasari niat, tekad serta optimis bisa menjadi lebih baik,” tandasnya. (Adi LC)

Comment

News Feed