Tagih Janji Pemkab Ketapang, Pedagang Pasar Rangga Sentap Kembali Gelar Demonstrasi

Tuntut direlokasi ke bekas Rumah Dinas Bupati

KalbarOnline, Ketapang – Ratusan pedagang Pasar Rangga Sentap kembali turun ke jalan mengelar aksi demontrasi untuk menagih janji Pemerintah Kabupaten Ketapang terkait solusi mengenai kondisi pasar Rangga Sentap yang kian sepi pembeli akibat berdirinya pasar modern dan pasar-pasar ilegal, Senin (20/1/2020).

Massa yang terdiri dari pedagang Pasar Rangga Sentap dan nahasiswa ini sempat melakukan orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Ketapang dan Kantor Bupati Ketapang sebelum akhirnya menggelar orasi di gedung DPRD Ketapang untuk beraudiensi dengan anggota Dewan.

Tagih Janji Pemkab Ketapang, Pedagang Pasar Rangga Sentap Kembali Gelar Demonstrasi 1

Ketua Forum Pedagang Rangga Sentap (FPRS), Maniri dalam orasinya meminta agar Pemkab Ketapang segera merealisasikan janji yang telah disepakati pada aksi serupa yang dilakukan pedagang empat bulan lalu.

“Tuntunan kami meminta pasar Rangga Sentap dipindahkan ke lokasi yang lebih strategis dan pilihan kami di lokasi bekas Rumah Dinas Bupati,” ujarnya.

Maniri juga menyebut, para pedagang menilai pemerintah daerah seakan lebih memberikan fasilitas kepada pasar modern dan membiarkan pasar ilegal yang berdampak merugikan pedagang tradisional yang merupakan pasar legal di Kabupaten Ketapang.

“Bupati harus membuat kebijakan, Pasar Rangga Sentap harus pindah ke lokasi yang strategis, DPRD memberikan rekomendasi kepada Bupati Ketapang agar kami bisa pindah ke lokasi yang lebih strategis,” serunya.

Setelah berorasi dan menunjukkan sejumlah perangkat aksi mereka yang berisi tuntutan terkait persoalan pedagang kepada pemerintah, ratusan massa disambut oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Ketapang di ruang aula DPRD Kabupaten Ketapang.

Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, M. Febriadi saat audiensi dengan perwakilan massa, menyatakan dukungannya kepada para pedagang terkait tuntutan mereka meminta relokasi ke lokasi yang lebih strategis.

“Saya dukung anda keluar dari Pasar Rangga Sentap,” tegasnya.

Febri menyebut, pihaknya sebagai legislatif dan Pemkab Ketapang selaku pihak eksekutif tentu memiliki rencana jangka panjang terkait persoalan yang selama ini dikeluhkan pedagang Rangga Sentap. Namun demikian, untuk rencana jangka pendek, ia mengajak pedagang berdiskusi untuk mencari lokasi sementara sembari menunggu relokasi pasar ke tempat yang lebih strategis.

“Agar ekonomi para pedagang ini tetap berjalan, kita carikan lokasi jangka pendeknya seperti apa, ke depan sebagaimana harapan kita bersama Pasar Rangga Sentap harus maju,” tandasnya. (Adi LC)

Tinggalkan Komentar

Loading...