Pengurus DPW APPI Kalbar Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

Pelantikan pengurus DPW APPI Kalbar periode 2019-2024
Pelantikan pengurus DPW APPI Kalbar periode 2019-2024 (Foto: Fai)

Komitmen berikan kontribusi positif bagi masyarakat Kalbar

KalbarOnline, Pontianak – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) Kalimantan Barat periode 2019-2024 resmi dilantik. Pelantikan pengurus APPI Kalbar yang dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional APPI, Sabela Gayo itu dilangsungkan di Hotel Grand Orchard Ayani Pontianak, Kamis (14/11/2019) malam.

Dalam sambutannya, Sabela Gayo mengatakan bahwa Kalbar merupakan pengurus DPW APPI yang ke-20 dilantik yang diharapkannya dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kalbar.

“Kalbar ini merupakan DPW yang ke-20 yang kita lantik, mudah-mudahan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat Kalbar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan agar DPW APPI Kalbar segera melakukan tiga hal sebagai program kerja utama yakni membangun sinergitas, sosialisasi dan advokasi.

“Pertama, membangun sinergitas, koordinasi dan komunikasi dengan semua stakeholder pengadaan barang dan jasa khususnya aparat penegak hukum dan auditor, baik auditor BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) maupun auditor BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Ini penting. Agar ada kesepahaman dalam proses penanganan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” tukasnya.

Yang kedua, kata dia, adalah sosialisasi kepada semua pemangku kepentingan secara linier mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa mengenai pengadaan barang dan jasa yang benar, bersih, akuntabel, kredibel dan transparan.

“Ketiga adalah advokasi. Itu merupakan peranan utama dari APPI baik dari sisi pencegahan maupun kalau sudah ada perkara, ya ditangani,” tegasnya.

Sementara Ketua DPW APPI Kalbar periode 2019-2024, Dedy Supriyanto mengucap syukur telah resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa pihaknya dalam waktu akan segera melakukan berbagai persiapan secara internal yang kemudian akan dilanjutkan dengan action.

“Pertama kita akan lakukan persiapan secara internal, kemudian akan kita lanjutkan dengan membangun sinergi dengan seluruh stakeholder pengadaan barang dan jasa, kemudian melakukan sosialisasi,” tegasnya.

Dedy menyatakan bahwa dirinya bersama pengurus DPW APPI Kalbar berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kalbar khususnya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa yang secara benar, bersih, akuntabel, kredibel dan transparan.

Seperti diketahui, Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) merupakan organisasi yang memiliki ruang lingkup kerja sebagai advokat yang spesialis di bidang barang dan jasa yang berupaya memberikan pendampingan dan pelayanan hukum baik di luar pengadilan maupun di dalam pengadilan kepada semua stakeholder dan pemangku kepentingan pengadaan barang dan jasa.

Histori terbentuknya APPI dilatarbelakangi keperihatinan para pendirinya terkait dengan persoalan hukum yang menimpa pelaku pengadaan barang dan jasa, baik pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, kelompok kerja pemilihan, pejabat atau panitia pemeriksa hasil pekerjaan dan penyedia pengadaan barang dan jasa yang berimbas pada terhambatnya penyerapan anggaran negara. (Fai)

Tinggalkan Komentar