Lomba Inovasi Saprahan Siap Digelar

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat menghadiri festival saprahan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Pontianak ke-247 tahun 2018 lalu
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat menghadiri festival saprahan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Pontianak ke-247 tahun 2018 lalu (Foto: Jim)

Kamis, 17 Oktober 2019 di PCC

KalbarOnline, Pontianak – Festival Saprahan tahun ini kembali akan digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Pontianak ke-248. Tahun ini bertajuk Lomba Inovasi Saprahan digelar di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Kamis (17/10/2019).

“Lomba ini diikuti oleh kader-kader PKK yang ada di kecamatan dan kelurahan,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Uray Dwi Koryadi, Rabu (16/10/2019).

Lomba Inovasi Saprahan ini, lanjutnya, akan menampilkan para peserta dalam tata cara saprahan. Mulai dari cara penyajian, perlengkapan tempat makanan dan makanan apa yang menjadi bagian dari adat saprahan hingga pakaian yang dikenakan peserta.

“Setiap peserta atau kelompok akan menyajikan hidangan saprahan sesuai dengan adat istiadat,” sebutnya.

Makan Saprahan merupakan adat istiadat budaya Melayu. Berasal dari kata “Saprah” yang artinya berhampar, yakni budaya makan bersama dengan cara duduk lesehan bersila di atas lantai secara berkelompok yang terdiri dari enam orang dalam satu kelompoknya.

Dalam makan saprahan, semua hidangan makanan disusun secara teratur di atas kain saprah. Sedangkan peralaran dan perlengkapannya mencakup kain saprahan, piring makan, kobokan beserta kain serbet, mangkok nasi, mangkok lauk pauk, sendok nasi dan lauk serta gelas minuman.

Untuk menu hidangan diantaranya, nasi putih atau nasi kebuli, semur daging, sayur dalca, sayur paceri nanas atau terong, selada, acar telur, sambal bawang dan sebagainya. Kemudian untuk minuman yang disajikan adalah air serbat berwarna merah. (jim)

Tinggalkan Komentar