Bupati Jarot Serahkan Dua Unit Speedboat ke BUMDes Desa Mentatai

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno menyerahkan sebanyak dua unit speedboat kepada BUMDes Harapan, Desa Mentatai, Kecamatan Serawai yang dilangsungkan di halaman depan Masjid  Al-Muhajirin desa setempat, Minggu (15/9/2019).

Bantuan speedbot yang bersumber dari hibah Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Afirmasi tahun anggaran 2019 dari Pemerintah Kabupaten Sintang itu untuk digunakan sebagai moda transportasi air di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot mengaku bahagia dapat hadir di Desa Mentatai ini dalam rangka serah terima hibah moda transportasi air itu.

“Saya turut bangga dapat hadir di sini, selain untuk memberikan bantuan hibah moda transportasi air berupa speedboat, juga sekaligus untuk melihat pembangunan Desa Mentatai ini,” kata Jarot.

Orang nomor wahid di Bumi Senentang ini berujar, dengan diberikannya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sintang melalui DAK Fisik Afirmasi berupa dua buah speedboat sebagai moda transportasi air, masyarakat akan terbantu untuk menyeberang dari satu desa ke desa lainnya.

“Seperti contoh, anak-anak kita yang bersekolah, dia mau nyeberang dari Desa Nusa Tujuh yang berada di seberang Desa Mentatai ini sedikit terhambat, sekarang dengan adanya bantuan dari pemkab berupa dua unit speedboat, paling tidak bisa mengatasi hambatan tersebut,” tukasnya.

“Dengan moda transportasi yang diberikan oleh Pemkab Sintang ini kepada pihak Desa Mentatai diharapkan dapat memberikan semangat belajar kepada anak-anak, karena kelas 4, 5, 6 tingkat Sekolah Dasar itu berada di Desa Nusa Tujuh yang berseberangan dengan Desa Mentatai, sehingga ke depannya dengan diberikan bantuan moda transportasi air ini dapat memberikan semangat anak-anak untuk terus belajar dan bersekolah, agar ke depannya bisa menjadi anak yang unggul,” timpalnya.

Di kesempatan itu, Bupati Jarot turut berpesan kepada pihak desa dan masyarakat untuk dapat menjaga bantuan tersebut.

“Pesan saya, kalau sudah dihibahkan dan diserahterimakan berarti seratus persen dua unit speedboat ini menjadi milik desa, sehingga kewajiban Pemerintah Desa beserta masyarakat desa adalah untuk merawatnya, menjaganya dengan baik, kalau sekiranya body speedboat tersebut mau dimodifikasi, itu silahkan, bisa menggunakan iuran desa, maupun dana desa, karena itu kalau sudah dihibahkan maka seratus persen milik desa,” pesan Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang juga eks Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Hatta menjelaskan bahwa hibah moda transportasi air tersebut merupakan Dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2019 dari Pemkab Sintang untuk BUMDes di Desa Mentatai.

“Nah moda transportasi air tersebut, berupa dua unit speedboat yang diberikan kepada Desa Mentatai ini,” kata Hatta.

Untuk di Kabupaten Sintang, kata Hatta, pengadaan moda transportasi air ini ada enam unit yang dibagi ke beberapa desa di Kabupaten Sintang.

“Ada di Desa Nanga Ketungau, Kecamatan Ketungau Hilir, ada di Desa Margahayu, Kecamatan Ketungau Tengah dan juga ini di Desa Mentatai, Kecamatan Serawai, setiap desa tersebut mendapatkan dua unit speedboat,” jelasnya.

Selain itu juga, lanjut Hatta, Pemerintah Kabupaten Sintang juga membuat tambatan perahu.

“Dari Pemkab Sintang selain memberikan bantuan moda transportasi air, juga memberikan bantuan pembangunan tambatan perahu yang masing-masing satu unit/desa, seperti Desa Mandiri Jaya, Kecamatan Kelam Permai, Desa Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir dan Desa Nanga Ketungau, Kecamatan Ketungau Hilir,” tambahnya.

Seusai penyerahan hibah moda transportasi air dari Pemkab Sintang kepada pihak Desa, Bupati Sintang bersama pimpinan OPD dan perangkat Desa menuju ke pinggiran sungai untuk menyusuri sungai dengan menggunakan speedboat tersebut. (*/Sg)

Tinggalkan Komentar