Ribuan Warga Ketapang Sholat Istisqa Minta Hujan di Tengah Kepungan Asap

KalbarOnline, Ketapang – Ribuan warga kota Ketapang menggelar Sholat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti wilayah Kabupaten Ketapang. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Minggu (15/9/2019) pagi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang, Ustadz Faisol Maksum mengatakan, sholat Istisqa ini dilaksanakan bertujuan untuk meminta kepada Allah agar dapat menurunkan hujan supaya bencana yang disebabkan oleh tangan manusia bisa teratasi.

“Karena asap sudah terlalu kuat pekatnya, kita berharap segera diturunkan hujan,” katanya saat menjadi Imam salat Istisqa, Minggu (15/9/2019).

Faisol menyebut, doa merupakan senjata bagi orang beriman, untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat Ketapang agar bisa bersama-sama memohon kepada Allah untuk dapat mengabulkan doa agar segera diturunkan hujan.

“Insyallah Allah akan mengijabah doa kita semua,” ucapnya.

Sementara Wakil Bupati Ketapang, Suprapto mengatakan, upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sudah dilakukan bersama dengan pihak terkait selama dua bulan terakhir. Untuk itu, selain upaya pemadaman yang terus dilakukan, pihaknya berikhtiar dengan melakukan Sholat Istisqa untuk meminta pertolongan Allah.

“Saat ini status tanggap darurat belum kita tentutkan, kita masih melakukan evaluasi dan kedepan kalau memang kondisi tidak memungkinkan dan harus ditetapkan status tanggap darurat maka kita akan segera lakukan itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya pada APBD Perubahan telah mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp200 juta sehingga total anggaran yang sudah dialokasikan seluruhnya mencapai Rp500 juta.

“Semoga dengan dana ini cukup menanggulangi kesulitan dana yang kita alami dalam rangka oprasional di lapangan,” tandasnya. (Adi LC)

Tinggalkan Komentar