Bupati Rupinus dan Uskup Sanggau Resmikan Gereja Katolik Santo Carolus Houben

KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus didampingi, Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr Yulius Mencucini, CP meresmikan Penggunaan Gereja Katolik Santo Carolus Houben Stasi Mungguk Ganis, Minggu (25/8/2019).

Sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau hadir mendampingi Bupati, di antaranya Staf Ahli Bupati, Afronsius Sehan,Kadis Dinkes, Imanuel,Kadisdikpora, Paulus Misi, Kasatpol PP, Yapet Simon, Plt Kabag Humas, Leonardus serta perwakilan dari SKPD lainnya dan Forkopimka Kecamatan Nanga Mahap. Hadir juga pada saat peresmian Gereja Santo Carolus Houben, tokoh masyarakat, para pastor, bruder, frater dan suster.

Kedatangan Rombongan Bupati Rupinus dan Keuskupan Sanggau disambut meriah oleh umat Katolik Stasi Mungguk Ganis sekitar 200-an orang. iring-iringan tari adat dayak menambah semaraknya acara peresmian dan pemberkatan Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis.

Pada kesempatan itu Bupati Rupinus didaulat memancong buluh muda sebagai wujud penghormatan umat Katolik kepada tamu agung. Bupati Rupinus juga didaulat untuk membuka tirai papan nama tanda diresmikannya Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis dan pengguntingan Pita Gereja dilakukan oleh Camat Nanga Mahap, Yulius Acung. Setelahnya, dilanjutkan dengan pemberkatan di luar dan dalam gedung gereja oleh Uskup Keuskupan Sanggau dan dilanjutkan dengan Misa Syukur dan penerimaan Skaramen Krisma kepada 30 umat Katolik Stasi Mungguk Ganis oleh yang mulia Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr Yulius Mencucini. CP.

Dalam sambutannya, Bupati Rupinus mengatakan, pemerintah mendukung pembangunan tempat ibadah di Kabupaten Sekadau seperti gereja, masjid dan rumah ibadah lainnya.

“Tentu kita sangat mendukung dan menyambut baik pembangunan tempat ibadah di Kabupaten Sekadau,” ujarnya.

Ia berpesan agar gedung Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis yang baru saja diresmikan dan diberkati oleh Uskup keuskupan Sanggau ini dipelihara dan dirawat dengan baik dan sungguh-sungguh.

“Karena membangun itu gampang tetapi merawatnya susah, untuk itu diperlukan kekompakkan dan kebersamaan umat dalam menjaga dan merawat bangunan Gereja yang menjadi kebanggaan umat Katolik Stasi Mungguk Ganis,” pesannya.

Ia juga mengatakan, keberadaan gedung gereja ini dapat mengikat rasa persaudaraan yang tinggi dengan semua orang.

“Terima Kasih atas pembinaan yang diberikan oleh Bapak Uskup terima kasih juga pada pastor paroki yang telah memberikan pembinaan kepada umat sehingga pembangunan gereja ini bisa selesai. Terima kasih juga atas partisipasinya umat Katolik Stasi Mungguk Ganis dalam mewujudkan pembangunan Gereja, pesan saya untuk Krismawan dan Krimawati supaya menjadi saksi Kristus yang kuat dan kokoh jangan sampai melanggar Krisma yang telah diucapkan,” pinta Bupati.

Sementara Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr Yulius Mencucini, CP mengapresiasi umat katolik Stasi Mungguk Ganis yang sudah membangun gereja yang cukup megah.

Hal ini, lanjut uskup, mencerminkan iman umat katolik Stasi Mungguk Ganis akan Tuhan sudah semakin baik dan berkembang.

“Gereja yang dibangun dengan susah payah oleh umat Katolik Stasi Mungguk Ganis ini merupakan bukti umat mencintai dan dekat dengan Tuhan,bukti kebaktian umat kepada Tuhan, apa guna mendirikan Gereja yang sudah megah kalau tidak digunakan untuk sembayang,” tukasnya.

Sementara Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis dalam laporannya menyatakan ukuran luas Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis lebar 8 meter dengan panjang 16 meter dan membutuhkan untuk pembangunan gereja ini dengan total keseluruhan kurang lebih Rp115 juta.

“Adapun sumber dana dari berasal dari swadaya umat Stasi Mungguk Ganis, dari Paroki Nanga Mahap, dari Keuskupan, Pemerintah Kabupaten Sekadau, para donatur dan umat Katolik Stasi Mungguk Ganis. Banyak terima kasih atas dukungan pemerintah para donatur dan umat Katolik Stasi Mungguk Ganis ujarnya,” tandasnya. (Mus)

Tinggalkan Komentar