Jalin Kerjasama Dengan Pemprov Kalbar Kawal Pembangunan, Ini Penjelasan Kajati

Kajati Kalbar, Baginda Polin Lumban Gaol saat menerima cinderamata dari Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai menandatangani perjanjian kerjasama TP4D
Kajati Kalbar, Baginda Polin Lumban Gaol saat menerima cinderamata dari Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai menandatangani perjanjian kerjasama TP4D (Foto: Fat)

KalbarOnline, Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat resmi menjalin kerjasama tentang tim pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D).

Kerjasama tersebut resmi ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Baginda Polin Lumban Gaol yang dilangsungkan di kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar, Selasa (18/6/2019).

Diwawancarai usai kegiatan, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Baginda Polin Lumban Gaol mengatakan bahwa perjanjian kerjasama tersebut merupakan upaya pihaknya bersama Pemprov Kalbar untuk melakukan tindakan preventif, mempercepat penyerapan anggaran sekaligus penyelesaian pelaksanaan kegiatan pembangunan.

“Kalau pelaksanaan pembangunan lebih cepat tentu akan segera dinikmati masyarakat. Kemudian kalau penyerapan anggarannya ada percepatan tentu akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi itu dapat didorong oleh penyerapan anggaran baik APBN maupun APBD,” ujarnya.

Selain itu juga, lanjut dia, perjanjian kerjasama ini juga dimaksudkan untuk membuat tata kelola pemerintahan yang meminimalisir kebocoran-kebocoran anggaran.

“Saya sangat apresiasi Pemerintah Provinsi Kalbar yang meminta kita untuk bersama-sama mengawasi pembangunan. Artinya, Pemprov Kalbar sebagai pelaksana pembangunan serius dan memiliki niatan yang baik dalam membangun yang pada intinya agar bagaimana membuat suatu tata kelola yang baik dalam penyerapan anggaran,” tukasnya.

Disinggung mengenai masih ada sejumlah SKPD yang masih ragu dalam meminta pendampingan, Baginda menyebut bahwa hal tersebut merupakan upaya pihaknya mengingatkan Pemprov Kalbar agar pelaksanaan pembangunan melalui dana APBD dan APBN di Kalbar berjalan dengan baik dan lancar.

“Tapi kalau semuanya kita dampingi, kita juga kekurangan SDM. Jadi sementara ini kita akan dampingi kegiatan pembangunan yang sifatnya strategis dan prioritas,” jelasnya.

Baginda turut mengakui bahwa selama ini kerjasama pihaknya dengan Pemerintah Provinsi Kalbar terbilang baik dan berjalan lancar.

“Kita bersama Pemprov Kalbar berkomitmen akan terus memperbaiki hubungan demi kepentingan masyarakat,” tutupnya. (Fai)

Tinggalkan Komentar