by

PLN UPDK Kapuas Serahkan Bantuan Untuk PAUD di Ketapang

KalbarOnline, Ketapang – Manager PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Kapuas, Sumbono menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Program PLN Peduli berupa alat permainan edukatif untuk PAUD Kasih Ibu di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Senin (20/5/2019).

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Kapuas Kalimantan Bagian Barat yang dilaksanakan di lingkungan sekitar area PLTU.

Bertempat di lokasi PAUD Kasih Ibu, kegiatan serah terima CSR PLN Peduli ini disaksikan pula oleh ketua pengelola PAUD Kasih Ibu, Karniati beserta pengurus dan Manajer Unit PLTU Ketapang, Santoso Dwi Laksono serta warga desa sekitar.

Menurut Sumbono, bantuan senilai total 20 juta rupiah ini sebagai bentuk hubungan PLN dengan masyarakat yang kali ini diwujudkan dalam bentuk perlengkapan belajar mengajar seperti lemari, box tempat makanan anak dan alat permaian edukatif anak untuk luar ruangan bagi PAUD Kasih Ibu.

“Ke depan CSR ini akan lebih mengarah kepada community empowering. Di mana bantuan yang kita berikan bukan seperti santa claus, tetapi kita memberikan sebuah kail di mana kail itu bisa dikembangkan,” katanya usai menyerahkan bantuan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih berupaya melakukan sosial mapping untuk menjadi rencana jangka panjang penyaluran CSR PLN Peduli.

Sumbono berharap dengan penyerahan CSR tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar PLTU Sukabangun.

“Kami berharap keberadaan kami di sini bisa memberikan spirit positif. Baik dari sisi pelayanan energi listrik yang bisa meningkat maupun pelayanan kepada masyarakat juga meningkat,” tandasnya.

Sementara Ketua pengelola PAUD Kasih Ibu, Karniati mengatakan bahwa saat ini PAUD yang dikelolanya itu memiliki 32 anak didik dan memang masih banyak memerlukan bantuan.

BACA JUGA:  Cegah Ilegal Fishing, PSDKP Kayong Utara-Ketapang Rutin Lakukan Patroli

Bantuan yang dimaksud berkaitan dengan fisik bangunan dan fasilitas belajar dan mengajar anak.

“Sejak berdiri tahun 2009 lalu, kami bergerak sedikit demi sedikit untuk berusaha bagaimana kami ikut menunjang pendidikan non formal. Alhamdulillah saat ini sudah masuk usia 10 tahun, namun memang masih banyak memerlukan bantuan dari berbagai pihak untuk memperlancar kegaiatan belajar dan mengajar,” tukasnya.

Karniati menyebut, dengan bantuan yang diberikan oleh PLN Peduli sangat bermanfaat bagi kegiatan belajar dan mengajar untuk anak PAUD Kasih Ibu.

Ia berharap ke depan selain PLN, Pemerintah Daerah juga dapat memperhatikan kondisi PAUD Kasih Ibu yang saat ini memang masih banyak memerlukan bantuan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan CSR dari PLN Peduli. Semoga apa yang dibantukan kapada PAUD Kasih Ibu ini bisa sangat bermanfaat bagi kami dalam proses memajukan pendidikan non formal di wilayah Desa Sukabangun,” pungkasnya. (Adi LC)

Comment