Safari Ramadhan di Terentang, Bupati Muda Ajak Masyarakat Kembalikan Kejayaan Beras Lokal

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memberikan sambutannya saat memimpin Safari Ramadhan Pemkab Kubu Raya di Terentang
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memberikan sambutannya saat memimpin Safari Ramadhan Pemkab Kubu Raya di Terentang (Foto: */ian)

Muda : Cetak sawah akan diprogramkan

KalbarOnline, Kubu Raya – Setelah Kecamatan Rasau Jaya, Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang menjadi menjadi salah satu tujuan safari Ramadhan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Kedatangan Bupati Muda beserta Wakil Bupati Sujiwo beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya disambut hangat oleh masyarakat setempat yang dipusatkan di Masjid Baiturrahman Dusun Sampang, Desa Teluk Empening, Terentang, Selasa (14/5/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muda Mahendrawan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemerataan dalam pembangunan di semua sektor di sembilan kecamatan se-Kabupaten Kubu Raya.

“Insya Allah ke depannya saya bersama Wakil Bupati Sujiwo akan berusaha agar tidak ada satu desa pun di Kubu Raya ini yang tidak tersentuh pembangunan karena kita harus adil. Tentu semuanya harus disesuaikan dengan anggaran yang kita miliki,” kata Bupati Muda Mahendrawan saat memberikan sambutannya.

Pada kesempatan itu Muda menanyakan kepada warga tentang pasokan listrik di Desa Teluk Empening. Hal itu ditanyakannya mengingat pada periode pertama pemerintahannya di 2009-2014 silam, pembangunan pembangkit listrik pernah diajukannya untuk sejumlah desa di Kecamatan Terentang dan ternyata menurut warga kini hampir semua desa di Kecamatan Terentang sudah menikmati listrik 24 jam.

“Saat saya menjabat sebagai Bupati Kubu Raya pertama dulu, hanya sejumlah desa saja yang dapat menikmati listrik 24 jam. Bahkan dulu ada desa yang listriknya hidup hanya 12 jam. Mulai pukul 18.00 sampai pukul 06.00. Tentu semua usulan yang kami ajukan dulu Alhamdulillah bisa terakomodir dengan baik sesuai harapan masyarakat kita,” tuturnya.

Selain soal listrik, Muda juga menanyakan kepada masyarakat terkait kegiatan cetak sawah. Bersama Wakil Bupati Sujiwo, ia berkeinginan mengembalikan kejayaan program beras lokal Kubu Raya yang sempat membuat Kubu Raya menjadi lumbung padi Provinsi Kalimantan Barat beberapa waktu silam.

“Cetak sawahnya masih ada, Pak? Yang di sini (Teluk Empening). Kalau bisa ditanam Pak. Jangan dibiarkan ya. Karena saya merasa membuat sawah itu merupakan sebuah kebahagiaan. Mudah-mudahan bapak-bapak di sini bisa rawat, kita tanam lagi ya bapak ibu. Kita hidupkan lagi sawahnya. Insya Allah kita akan programkan lagi karena pertanian telah menjadi basis yang sangat baik buat Kubu Raya. Karena saya juga akan membantu untuk meningkatkan hasil pertanian kita,” tukasnya.

Orang nomor wahid di Kubu Raya itu menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berupaya untuk adil dalam proses pembangunan dan kebijakan-kebijakan yang disusun. Dirinya mengungkapkan telah banyak kebijakan yang dikeluarkan terutama yang berkaitan dengan desa-desa di Kabupaten Kubu Raya.

“Saat ini kita sudah tata kembali bagaimana supaya pengelolaan desa, dana desa dan juga kebijakan-kebijakan di bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan juga infrastruktur agar bagaimana ke depannya semua desa bisa merasakan pembangunan yang adil dan merata,” pungkasnya.

Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman diisi tausiah agama yang disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kubu Raya, K.H. Zamroni Hasan. Pada kesempatan itu pula, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga memberikan 60 paket bingkisan kepada masyarakat setempat. (ian/rio)

Tinggalkan Komentar