Pantau Musibah Tenggelamnya KMP Seluang, Wabup Aloy Carikan Solusi Atasi Kelumpuhan Transportasi Warga

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius saat memantau musibah tenggelamnya kapal ferry penyeberangan Sungai Asam-Sunyat Sekadau
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius saat memantau musibah tenggelamnya kapal ferry penyeberangan Sungai Asam-Sunyat Sekadau (Foto: Mus)

KalbarOnline, Sekadau – Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, SH., M Si memantau langsung musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Saluang di dermaga Sunyat, Desa Sungai Ayak 2, Kecamatan Belitang Hilir, Selasa pagi (23/4/2019) kemarin. Wabup Aloy datang ke lokasi didampingi Kapolsek Sungai Ayak dan Dandim 1204 Sanggau-Sekadau.

Setibanya di lokasi, Aloy sempat memantau dari dekat kapal yang tenggelam itu. Ia juga sempat berdialog dengan nakhoda kapal, Kapten Bambang Edi serta sejumlah warga yang mengetahui musibah tersebut.

Orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari itu mengaku prihatin dengan musibah itu. Pemerintah daerah pun akan melakukan langkah-langkah untuk menyikapi persoalan tersebut.

“Fokus kita, bagaimana agar transportasi masyarakat yang melalui lokasi ini tidak terganggu,” ujar Aloy.

Seperti diketahui, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Seluang tenggelam, Senin malam (22/4/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. Kejadian tenggelamnya diduga karena muatan yang tak seimbang sehingga kapal oleng ke kiri hingga akhirnya tenggelam.

Kejadian bermula saat kapal tengah mengangkut delapan unit kendaraan roda empat dan angkutan lainnya termasuk penumpang yang hendak menyeberangi Sungai Kapuas ke arah dermaga Sungai Asam di Desa Sungai Ayak 1. Setelah lepas landas dan berjalan sekitar 2 menit, kapal oleng. Kapten kapal kemudian putar balik ke dermaga Sunyat.

Saat tiba di dermaga, dua dari delapan mobil berhasil dikeluarkan. Namun beberapa saat kemudian, kapal terus oleng hingga akhirnya tenggelam dan membuat enam mobil ikut tenggelam.

“Untuk proses evakuasi kendaraan, nanti dari pihak ASDP. Kita hanya fokus dulu bagaimana warga bisa menyeberang,” imbuh Aloy.

Untuk sementara, Pemkab Sekadau sudah menggeser ponton lama yang sebelumnya melayani rute penyeberangan di kawasan tersebut sebelum diambil alih KMP Seluang sejak Januari lalu. Ponton yang digeser dari Kota Sekadau itu, sekarang sudah tiba di Sungai Ayak.

“Sekarang kita tinggal persiapkan operatornya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa jalan sehingga aktivitas warga pemilik kendaraan yang ingin menyeberang bisa normal kembali,” tandas Aloysius. (B/Mus)

Tinggalkan Komentar