by

8.516 Siswa SMP dan MTs se-Kabupaten Ketapang Laksanakan UNBK dan UNKP

KalbarOnline, Ketapang – Sebanyak 8.516 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di seluruh Kabupaten Ketapang mengikuti Ujian Nasional. Sebanyak 2.683 siswa di antaranya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sementara 5.833 siswa masih melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Jahilin mengatakan tahun 2019 ini ada 154 SMP dan MTs mengikuti ujian nasional. Sebanyak 27 SMP dan MTs di antaranya yang melaksanakan UNBK. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di 8 kecamatan.

“Di antaranya Kecamatan Delta Pawan, Benua Kayong, Kendawangan, Manis Mata, Sungai Melayu Rayak, Sandai, Sungai Laur dan Kecamatan Muara Pawan,” katanya, Senin (22/4/2019).

Lebih lanjut, Jahilin mengatakan bahwa sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK tersebut terdiri dari 11 SMP negeri dan swasta serta 16 MTs negeri dan swasta. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2019 ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun 2018.

“Tahun lalu hanya berjumlah enam sekolah. Empat SMP dan dua MTs,” ujarnya.

Jahilin berharap, ke depannya agar semua SMP dan MTs di Ketapang bisa melaksanakan UNBK di tahun-tahun berikutnya. Minimal di tahun depan, ada satu SMP maupun MTs yang melaksanakan UNBK di masing-masing kecamatan.

“Jika tahun ini baru delapan kecamatan, tahun depan minimal satu kecamatan ada yang melaksanakan UNBK,” harapnya.

Jahilin menyebut pelaksanaan UNBK yang belum merata ke daerah pedalaman Ketapang disebabkan oleh beberapa faktor. Selain masih kurangnya sarana seperti komputer, juga ketersediaan listrik dan jaringan internet menjadi penghambatnya.

Pada hari pertama pelaksanaan UNBK tingkat SMP, Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Jahilin memantau langsung pelaksanaan UNBK di sejumlah sekolah. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Sejumlah sekolah yang dipantau di hari pertama UNBK adalah SMPN 1, SMPN 3, SMPN 5 dan SMPN 6 Ketapang.

Di SMPN 1 Ketapang, sebanyak 280 siswa mengikuti UNBK yang dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya. Pihak sekolah menyiapkan tiga ruangan untuk pelaksanaan UNBK. Satu ruangan berisi 35 unit komputer.

“Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Semoga lancar sampai selesai nanti,” ucap Jahilin.

Sementara Plt Kepala SMPN 1 Ketapang, Darwin, mengatakan pelaksanaan UNBK di sekolahnya dilaksanakan sebanyak tiga sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 sampai 09.30 WIB, sesi kedua dari pukul 10.30 sampai 12.30 WIB dan sesi terakhir dari pukul 14.00 sampai 16.00 WIB.

“Semua siswa hadir dan mengikuti ujian,” katanya.

Hari pertama ujian, para siswa mengerjakan soal Bahasa Indonesia. Hari kedua, siswa akan mengerjakan soal mata pelajaran MTK, dilanjutkan mata pelajaran Bahasa Inggris dan hari terakhir yaitu mata pelajaran IPA.

“Kita berharap PLN tidak mematikan listrik saat pelaksanaan UNBK dan listrik tetap stabil,” tukasnya. (Adi LC)

Comment

News Feed