Gubernur Sutarmidji Lantik Bupati-Wakil Bupati Mempawah, Ini Pesannya

Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Mempawah periode 2019-2024, Erlina Ria Norsan dan Muhammad Pagi
Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Mempawah periode 2019-2024, Erlina Ria Norsan dan Muhammad Pagi (Foto: Humas Pemprov Kalbar)

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji secara resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Mempawah periode 2019-2024, Hj. Erlina Ria Norsan dan Muhammad Pagi.

Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati hasil pemilihan Kepala Daerah tahun 2018 ini dilangsungkan di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (14/4/2019).

Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura itu berharap agar kepala daerah yang baru dilantik tersebut dapat menjalankan aturan dengan baik dan benar dalam tata kelola pemerintahan guna percepatan pembangunan di Kalbar.

Ia juga meminta agar Bupati dan Wakil Bupati Mempawah dapat menyelaraskan program pembangunan antara Pemkab Mempawah dengan program pembangunan Pemprov Kalbar agar dapat dirumuskan secepatnya oleh Pemkab Mempawah dan Pemprov Kalbar tentang program percepatan pembangunan Kalbar.

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama khususnya dalam percepatan pembangunan di Kalbar untuk kepala daerah yang baru dilantik agar bisa menaati aturan-aturan dalam tata kelola pemerintahan. Ketika pengambilan keputusan mencampuradukan antara penegakkan aturan dengan perasaan, maka perasaan dalam keadilan bermasyarakat tidak bisa berjalan dengan baik. Saya minta aturan-aturan dalam tata kelola pemerintahan harus diterapkan guna percepatan pembangunan dan keadilan bagi masyarakat,” pesannya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepada kepala daerah untuk memperhatikan desa-desa yang ada di daerahnya. Karena dari desa inilah segala kebijakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi sampai Pemerintah Kabupaten bisa bersinergi.

“Dengan konsep pembangunan Nawacita yang diprogramkan oleh Pemerintah Pusat dengan membangun daerah pikiran itu, kalau mau melihat hasil yang cepat desa lah menjadi peran utama. Karena menyambung program Pemerintah Pusat dengan pinggiran itu desa semua, salah kalau kita tidak memperhatikan desa-desa yang ada. Untuk tahun ini anggaran desa cukup besar dan tahun depan lebih besar untuk pembangunan desa,” tukasnya.

Dengan konsep membangun desa, maka program pemerintah bisa terukur dan bisa cepat merespon masalah-masalah yang dihadapi masyarakat desa tersebut.

“Saya yakin komitmen para Bupati yang dilantik ini dalam pembangunan desa sudah saya terima, Mudah-mudahan ini bisa jadi model di daerah lain di luar Kalbar dalam percepatan pembangunan. Saya yakin inilah model paling bagus untuk sinergikan antara konsep pembangunan pemerintah pusat dengan daerah,” pungkasnya.

Turut hadir, Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Herman Asaribab, Pj Sekda Kalbar serta sejumlah unsur forkopimda lainnya.

Turut hadir pula sejumlah Bupati dan Wali Kota se-Kalbar serta pejabat pemerintahan lainnya. (Fai)

Tinggalkan Komentar