Kapolda Paparkan Sejumlah Langkah Strategis Polda Kalbar Amankan Pemilu 2019

110
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat memaparkan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan Polda Kalbar dalam mengamankan pemilu 2019 ke tim supervisi dan asistensi OMB 2019
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat memaparkan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan Polda Kalbar dalam mengamankan pemilu 2019 ke tim supervisi dan asistensi OMB 2019 (Foto: Humas Polda Kalbar)

Terima Kunjungan Tim Supervisi dan Asistensi OMB 2019

KalbarOnline, Pontianak – Polda Kalimantan Barat mendapatkan kunjungan dari tim supervisi dan asistensi OMB Pemilu 2019 yang dipimpin langsung oleh Brigjen Pol Joko Irianto beserta rombongan, Senin (8/4/2019).

Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono di ruang Coffee Morning Polda Kalbar.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat menerima kunjungan tim supervisi dan asistensi OMB 2019
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat menerima kunjungan tim supervisi dan asistensi OMB 2019 (Foto: Humas Polda Kalbar)

Dalam kesempatan itu, tim supervisi berdiskusi dan membahas terkait hal-hal apa saja yang telah dilakukan oleh Polda Kalimantan Barat dalam mengamankan Pemilu 2019.

Kepada tim supervise, Kapolda menyampaikan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan Polda Kalbar. Setidaknya sudah 5 langkah yang dilakukan, mulai dari pembentukan satgas, cipta kondisi, sispam kota, gelar pasukan bersama TNI dan komponen masyarakat serta deklarasi damai.

“7 dimensi indeks potensi kerawanan pemilu ditambah dengan 22 variabel dan 103 indikator sudah kami petakan hingga tingkat kecamatan,” ujar Kapolda Kalbar dalam paparannya.

Orang nomor wahid di jajaran kepolisian Kalimantan Barat ini juga mengungkapkan bahwa di pemilu 2019 dinilai dari tingkat kerawanan yang dihitung Mabes Polri Polda Kalbar berada di ranking ke 17. Sedangkan di Kemendagri kita berada di ranking ke 23.

Sementara Kepala Biro Operasional Polda Kalbar, Kombes Pol Jayadi dalam paparannya menjelaskan pelbagai hal yang telah dilakukan oleh Polda Kalimantan Barat dalam mengamankan proses Pemilu 2019 yang saat ini sedang berlangsung.

Karo Ops juga menambahkan beberapa prioritas pengamanan ditujukan untuk menjaga netralitas tempat ibadah dari kegiatan politik praktis, melakukan penambahan personil guna mengamankan TPS yang sangat rawan, membangun Pos Pengamanan di lokasi rawan seperti tempat tinggal kelompok minoritas dan mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Rabu 17 April 2019.

Sementara Brigjen Pol Joko Irianto selaku pemimpin rombongan tim asistensi berujar bahwa pihaknya akan memanfaatkan waktunya selama 3 hari di wilayah Polda Kalbar untuk memantau segala persiapan yang dilakukan Polda Kalbar beserta seluruh jajarannya dalam pengamanan tahapan Pemilu.

Hasil dari pantauan tim akan disampaikan kemudian setelah beberapa wilayah selesai dipantau. Ketua tim juga menjelaskan bahwa pada hari pencoblosan, tim asistensi akan kembali datang ke Kalbar untuk memantau secara langsung jalannya pemilih umum di wilayah Kalbar. (*/Fai)

Tinggalkan Komentar

Loading...