Bupati Muda : Satpol PP, Linmas dan Damkar Satuan Terandalkan

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo foto bersama usai upacara peringatan HUT Satpol PP, Linmas dan Damkar
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo foto bersama usai upacara peringatan HUT Satpol PP, Linmas dan Damkar (Foto: ian)

KalbarOnline, Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan pemadam kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) bukan hanya penjaga kota yang pasif.

Ketiga unsur tersebut punya peran aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan dan memberikan perlindungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Muda saat memimpin upacara HUT pemadam kebakaran ke-100, HUT Satuan Polisi Pamong Praja ke-69 dan HUT Linmas ke-57 tahun 2019 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (25/3/2019).

“Tujuan akhir dari peran aktif tersebut adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Termasuk terlibat aktif dalam menyukseskan agenda nasional Indonesia,” ujarnya saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Muda mengatakan Indonesia akan memasuki agenda nasional yang sangat penting, yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif secara serentak.

Aparatur Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Satuan Linmas, ujarnya, punya peran penting dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum dalam proses demokrasi tersebut. Hal itu dikarenakan ketiga satuan memiliki kompetensi andal di bidangnya masing-masing.

“Mengawal proses demokrasi sampai ke tingkat masyarakat dengan tetap siaga menjaga keamanan fasilitas pemerintahan, fasilitas umum dan objek vital masyarakat lainnya,” tuturnya.

Lebih jauh terkait Pilpres dan Pileg serentak, Muda mengingatkan seluruh aparatur pemerintahan dan komponen bangsa lainnya wajib ikut menyukseskan. Dirinya mengajak seluruh elemen menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu agar berjalan sesuai kaidah-kaidah demokrasi yang bermartabat.

“Mari menjadi barisan terdepan dalam melawan racun demokrasi yaitu politik uang, politisasi SARA dan penyebaran ujaran kebencian, fitnah, serta hoax. Sehingga proses demokrasi ini nantinya akan melahirkan pemimpin bangsa yang berkiblat kepada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” ajaknya.

Secara khusus Muda mengingatkan Aparatur Sipil Negara untuk menjaga netralitas dalam proses pemilu mendatang.

“Netralitas seluruh ASN akan turut mempengaruhi berjalannya seluruh proses demokrasi sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Kapolresta Pontianak Kota, Muhammad Anwar Nasir, Dandim 1207/BS, Stefie Jantje Nuhujanan dan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam.

Upacara diwarnai pembacaan Panca Prasetya Korpri, Panca Wira Satya Polisi Pamong Praja, Tri Satya Samapta Bhakti dan Panca Dharma Pemadam Kebakaran.

Pada kesempatan itu juga ditampilkan atraksi tarung drajat, joget pesona Kubu Raya dan goyang Maumere yang kesemuanya diperagakan oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubu Raya. (ian/rio)

Tinggalkan Komentar