Sempat Ditolak Rumah Sakit, Ini Cerita Ibunda Bocah Pengidap Miningitis Asal Batu Ampar

Rizqi dan keluarga saat berada di rumah singgah di Jalan Adi Sucipto, Gg Sidodadi
Rizqi dan keluarga saat berada di rumah singgah di Jalan Adi Sucipto, Gg Sidodadi (Foto: Fai)

KalbarOnline, Kubu Raya – Emi, ibunda Rizqi bocah asal Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya yang mengidap penyakit miningitis sejak 1,5 terakhir berkenan menceritakan penolakan dari pihak rumah sakit terhadap putranya itu.

Emi menceritakan bahwa putranya Rizqi awalnya dirujuk oleh pihak Puskesmas Kecamatan Batu Ampar ke RS Soedarso dengan didampingi pihak perawat Puskesmas Batu Ampar. Namun, sesampainya di Soedarso, pihaknya mendapatkan penolakan. Pihak Soedarso beralasan bahwa kamar di rumah sakit plat merah tersebut penuh.

Oleh pihak RS Soedarso, pihaknya diarahkan untuk dirujuk ke RS Kartika Husada. Namun lagi-lagi mendapat penolakan lantaran pihak RS Kartika Husada tak memiliki alat untuk menangani jenis penyakit yang diidap Rizqi.

“Saya sedih pak, tapi mau gimana lagi, akhirnya saya bersama suami membawa Rizqi ke rumah singgah di Jalan Adi Sucipto ini sambil menunggu RS Soedarso ada kamar,”jelas Emi.

Dirinya turut mengungkapkan bahwa Rizqi awalnya mengalami panas tinggi hingga mengalami stip dan akhirnya mengalami kondisi seperti saat ini.

“Awalnya anak saya alami demam tinggi sampai alami stip. Dulu pernah juga kami bawa ke RS Soedarso dan dirawat selama kurang lebih 1 bulan. Setelah demamnya hilang, saya bawa pulang,”jelas Emi.

Namun setelah pulang dari rumah sakit, lanjut Emi, hingga saat ini Rizqi tetap tak mengalami perubahan.

“Bahkan badanya semakin kurus dan tidak bisa melakukan aktifitas seperti anak-anak lainnya,” tandasnya.

Rizqi yang merupakan putra sulung pasangan Aidil dan Emi saat ini diketahui telah dirawat di RS Soedarso.

Hal ini turut dibenarkan oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Setelah mendapati informasi mengenai Rizqi, lanjut Jiwo, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan Kubu Raya lantas melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Soedarso untuk menangani Rizqi.

“Sejak awal mengetahui ada warga Kecamatan Batu Ampar yang alami penyakit ini, kita langsung turun tangan dan informasi dari Dinas Kesehatan, saat ini Rizqi sudah dapat dirawat inap di RS Soedarso,” pungkas Sujiwo.

Senada dengan Jiwo, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji turut memberikan komentarnya terkait penolakan terhadap Rizqi.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini mengaku telah memerintahkan pihak terkait untuk segera menangani Rizqi.

“Saya sudah perintahkan untuk ditangani. Sekarang (Rizqi) sudah dirawat di RS Soedarso,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (14/3/2019). (Fat)

Tinggalkan Komentar