by

Puluhan Ribu Warga Pontianak dan Kubu Raya Tumpah Ruah Padati Puncak Millenial Road Safety Festival

KalbarOnline, Pontianak – Lebih dari 60 ribu warga Pontianak dan Kubu Raya tumpah ruah memadati acara puncak Millenial Road Safety Festival (MRSF) di depan Taman Alun Kapuas, Jalan Rahadi Usman Pontianak, Minggu (3/3/2019).

Acara puncak Millenial Road Safety Festival (MRSF) ini diawali dengan tari jepin yang diikuti oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono beserta seluruh jajaran, Wali Kota Pontianak, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo dan para pejabat lainnya serta puluhan ribu warga yang hadir. Turut hadir pula anggota BPIP, Prof Mahfud MD.

Setelah asik menari jepin, para peserta mengikuti jalan sehat yang dilepas langsung oleh Gubernur Kalbar bersama Kapolda Kalbar dan pejabat lainnya.

“MRSF ini adalah program Bapak Presiden Jokowi, dimana leading sektornya adalah Polri. Menurut hasil survei kecelakan lalu lintas, banyak korban meninggal dunia adalah generasi millenial. Sehingga Presiden menilai generasi millenial ini harus diselamatkan dengan tertib dan disiplin berlalu lintas,” ujar Kapolda dalam sambutannya.

Ia mengatakan MRSF juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Untuk Kalbar sendiri, dilaksanakan oleh Polda Kabar yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah kabupaten/kota maupun, DPR RI dan segenap komponen masyarakat.

“Tentunya kegiatan dari kita untuk kita menyelamatkan generasi millenial ,” ucap Kapolda.

Jenderal bintang dua ini pun mengapresiasi antusias puluhan ribu peserta yang tumpah ruah menghadiri maupun ikut serta dalam puncak MRSF.

“Tadi kita sudah saksikan kurang lebih 60 ribu peserta warga Pontianak dan sekitarnya untuk menyelamatkan generasi millenial agar tertib berlalu lintas,” tukas dia.

Didi Haryono menuturkan ada empat aspek penyebab kecelakaan berlalu lintas, pertama yakni pengendaranya, kendaraannya, kondisi alam dan kondisi infrastruktur jalanya.

“Dari 4 aspek tersebut 80 persen didominasi oleh aspek manusianya. Kurang kehati-hatian dan sebagainya,” jelasnya.

Pemerintah lanjutnya sudah berupaya menyediakan infrastruktur dan rambu-rambu lalu lintas yang memadai. Namun terkadang masih disalahgunakan, misalnya pengendara yang masih suka kebut-kebutan dan sebagainya.

“Misalnya jalan maksimal 60 kilometer/jam digunakan 80 kilometer/jam, atau misalnya tidak menghidupkan lampu dan sebagainya. Ini menjadi tugas kita bersama, tolong disampaikan agar kita tertib berlalu lintas,” pintanya.

Kedepan menurutnya program-program pembangunan di antaranya dengan merangkul generasi millenial, mesti diteruskan, tentunya dengan peran serta semua pihak.

“Kita optimis program-program pemerintah pasti berjalan dengan komitmen kita bersama warga Kalbar dan stakeholder lainnya,” tandasnya.

Millenial Road Safety Festival (MRSF) oleh Polda Kalbar ini turut dimeriahkan oleh Denny Cagur, Weni D’Academy dan Virzha serta sejumlah artis lokal lainnya. Selain itu, MRSF ini juga disediakan ratusan doorprize. (Fai)

Comment

News Feed