Sebelum Wafat, Raja Kubu Sempat Berpesan ke Anak-anaknya

Suasana sholat jenazah Raja Kubu, Syarif Zulfi Bin Ismail Al Idrus
Suasana sholat jenazah Raja Kubu, Syarif Zulfi Bin Ismail Al Idrus (Foto: ian)

KalbarOnline, Kubu Raya – Sebagai generasi penerus dari keluarga Al Idrus, Almarhum Raja Kubu Syarif Zulfi Bin Ismail Al Idrus merupakan pemangku jabatan Raja Kubu yang saat ini dipimpinya.

Tak hanya jabatan seorang Raja yang ditinggalkan Almarhum, namun juga ke enam putra-putrinya. Adapun nama-nama putra putri Raja Kubu tersebut yakni Lubia Julyani Al Idrus, Lutfi Al Idrus, Zainal Abidin Al Idrus, Ismail Al Idrus, dan M. Ridho Al Idrus serta Zahra Mumairah Al Idrus.

Putra pertama dari Raja Kubu tersebut, Lutfi Al Idrus mengatakan sebelum abah meninggal dunia sempat mengeluhkan sakit kolesterol pada dirinya, namun sakit tersebut tidak menyurutkan semangat abah untuk tetap beraktifitas seperti biasanya.

“10 hari sebelumnya abah menghadiri pernikahan anak dari Habib Umar Banjarmasin, selepas dari situ berangkat ke Palangkaraya, hingga ke Jakarta. Pada waktu di Palangkaraya beliau mengeluhkan penyakit kolesterolnya lagi sedang kambuh,” ungkapnya saat ditemui di rumah duka Komplek Taman Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Selasa (12/2/2019) siang.

Sedangkan lanjutnya saat di Jakarta, Almarhum lebih sering tidur malam. Pada waktu Almarhum hendak bertolak kembali ke Pontianak memesan tiket pesawat keberangkatan Jakarta menuju Pontianak.

“Pada saat mau pulang ke Pontianak, Abah sempat pingsan. Dan dilarikan ke Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk Jakarta Pusat. Nah pada saat di Rumah Sakit tersebut keluarga yang ada di Jakarta memberi kabar ke keluarga di Pontianak,” kata pria yang juga mahasiswa Fakultas Hukum disalahsatu Universitas Negeri Pontianak ini.

Saat ditanya pesan terakhir dari Raja Kubu tersebut, putra pertamanya mengatakan Abah sering berkata kepada anak-anaknya bila meninggal dunia ingin dimandikan oleh anak-anaknya.

“Saat meninggal di Jakarta, beliau sudah dimandikan dan di kafankan. Setelah jenazah sampai di Pontianak, dimandikan lagi oleh anak-anaknya termasuk saya dan adik-adik saya,” terangnya. (ian)

Tinggalkan Komentar