Sutarmidji Nyaris Nangis Lihat Kondisi Pondok Pelajar Tak Layak Huni di Sempayuk Bengkayang

Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat melihat langsung kondisi pondok pelajar di Sempayuk, Bengkayang
Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat melihat langsung kondisi pondok pelajar di Sempayuk, Bengkayang (Foto: Humas Pemprov Kalbar)

KalbarOnline, Bengkayang – Dalam kunjungan kerjanya selama tiga hari, Gubernur Kalbar, Sutarmidji berkesempatan mengunjungi langsung pondok pelajar tak layak huni yang berada di Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (2/2/19).

Sebelumnya di media sosial viral mengenai informasi pondok pelajar tidak layak huni di Kabupaten Bengkayang.

“Sengaja saya turun untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Sutarmidji berdasarkan rilis yang diterima KalbarOnline.

Sutarmidji mengaku prihatin ketika melihat kondisi pondok pelajar yang dinilainya memang sudah tak layak huni itu.

Ketika masuk ke dalam pondok pelajar itu, Sutarmidji melihat kondisi pondok yang katanya asrama pelajar yang hanya berlantaikan tanah kering, berdindingkan kayu yang sudah menua serta ranjang yang digunakan para pelajar tersebut juga kumuh dan kotor.

Sutarmidji juga melihat piring yang biasanya digunakan para pelajar tersebut masih terdapat nasi yang sudah basi. Melihat kondisi itu, Sutarmidji merasa simpati bahkan dirinya terlihat nyaris menangis.

“Saya prihatin saat masuk dalam pondok pelajar ini. Makanya saya langsung beralih ke lokasi lain. Kondisi ini sangat memprihatikan,” ujar Sutarmidji.

Sutarmidji menegaskan dirinya akan segera membangun pondok pelajar yang layak dihuni dan berdekatan dengan sekolah.

“Supaya dekat ke sekolahnya,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kalbar itu pun langsung meminta Kadis PU Provinsi Kalbar agar merealisasikan pembangunan jalan kurang lebih 150 meter dari jalan nasional ke pondok pelajar.

“Untuk akses jalan saya minta dibangun segera, dalam waktu dua bulan harus selesai,” tegasnya.

Ayah dari tiga orang anak ini juga mengapresiasi semangat tinggi para pelajar yang sekolah di Sempayuk tersebut walau harus tinggal di pondok tak layak huni.

“Semangat mereka luar biasa untuk tetap belajar,” jelasnya.

Semangat para pelajar tersebut dikatakan Sutarmidji, harus dijadikan teladan bagi para pelajar di daerah perkotaaan.

“Dengan kondisi seperti ini saja semangatnya luar biasa. Yang di perkotaan harus jadikan ini sebagai teladan,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Sutarmidji juga menyerahkan sejumlah peralatan sekolah kepada para pelajar tersebut. (*/Fai)

Tinggalkan Komentar