Gubernur Sutarmidji Minta Korpri Miliki Tekad Berikan Layanan Terbaik ke Masyarakat

34
Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyerahkan penghargaan kepada ASN Pemprov Kalbar usai memimpin upacara peringatan HUT ke-47 Korpri dan HKN ke-54
Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyerahkan penghargaan kepada ASN Pemprov Kalbar usai memimpin upacara peringatan HUT ke-47 Korpri dan HKN ke-54 (Foto: */Fai)

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalbar, Sutarmidji meminta Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kalbar bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja, disiplin dan menghindari penyimpangan dalam bentuk apapun, termasuk penyimpangan anggaran dan sebagainya.

“Pengabdian Korpri di PNS/ASN bukan untuk mencari kehidupan yang mewah,” ingat Sutarmidji saat menjadi Irup HUT ke-47 Korpri dan Hari Kesehatan Nasional ke-54 di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (29/11/2018).

Ia mengatakan penghasilan seorang anggota Korpri (PNS/ASN) itu boleh dikatakan pas-pasan. Namun, kata dia, apabila hal itu bisa di manage dengan baik. Maka mereka (PNS/ASN) bisa hidup tenang dan nyaman tanpa melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun.

“Saya minta kita semua bertekad untuk meningkatkan pelayanan dan professionalisme, menjaga integritas masing-masing. Tekadkan sampai pensiun dalam bentuk yang baik,” pesannya.

Usai memimpin upacara, Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Lismaryani Sutarmidji bersama Ketua PMI Kalbar Ny. Frederika Cornelis bersama unsur Forkopimda serta para OPD dan undangan lainnya menuju Balai Petitih mengikuti kegiatan donor darah sebagai rangkaian dari kegiatan HUT ke-47 Korpri dan HKN ke-54.

Dalam kesempatan itu Gubernur Sutarmidji meminta Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalbar agar dapat mengembangkan Bank Donor dan bukan Bank Darah.

“Kalau ada Bank Donor, kapan saja mereka membutuhkan darah bisa dihubungi dan ambil darahnya,” ujarnya.

Dalam sebulan, lanjut dia, UDD PMI Kota Pontianak membutuhkan darah lebih dari 1.500 kantong, sehingga keberadaan Bank Donor akan sangat efektif.

“Jadi, orang-orang yang butuh pendonor itu sudah terekam dan terus mengajak orang untuk menjadi pendonor, karena pendonor itu pasti sehat,” tukasnya.

UDD PMI Kabupaten/Kota di Kalbar, kata dia, sangat membutuhkan ketersedian darah yang banyak karena siklus tahunan yakni DBD.

“Mudah-mudahan kedepan, para pendonor akan lebih banyak lagi karena kebutuhan darah semakin besar,” harapnya. (Hms Pemprov/Fai)

Tinggalkan Komentar

Loading...