Gelar Aksi Damai di Area CFD, Ini Pernyataan Sikap Aliansi Masyarakat Kalbar

KalbarOnline, Pontianak – Sejumlah masyarakat yang menamakan Aliansi Masyarakat Kalimantan Barat menggelar aksi damai di area Car Free Day tepatnya di depan Mega Mall Pontianak, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Minggu (16/9/2018).

Dalam orasinya Koorlap Aliansi Masyarakat Kalbar, Furqon mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk mejaga keamanan, kedamaian, kesejukan dan Kondusifitas di Kalimantan Barat.

“Masyarakat Kalimantan Barat menolak Hoax, ujaran kebencian atau hate speech serta kami mendukung pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 yang aman, damai, sejuk dan kondusif. NKRI harga mati, merdeka,” seru Furqon.

Sementara salah seorang orator aksi, Mas’ud juga mengecam keras tindakan serta penyebaran ujaran-ujaran kebencian, yang bersifat provokatif. Sebab ia menilai hal itu berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami masyarakat Kalimantan Barat mengecam keras tindakan serta penyebaran ujaran-ujaran kebencian yang bersifat provokatif karena hal itu berpotensi untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa dan bertentangan dengan Dasar Negara Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” ucapnya berapi-api.

Aksi damai Aliansi Masyarakat Kalbar ini lantas menarik simpati warga yang melakukan kegiatan di sekitar lokasi aksi. Demikian halnya Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Dra. Sri Handayani tampak menghampiri aksi massa yang meniginkan Kalbar damai itu.

Dalam aksi damainya itu Aliansi Mayarakat Kalbar membawa alat peraga berupa spanduk yang bertuliskan masyarakat Kalimantan Barat menolak hoax, ujaran kebencian atau Hate Speech serta mendukung pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 yang aman, damai, sejuk dan Kondusif.

Sementara Koordinator Aliansi Masyarakat Kalimantan Barat, Edi Suhairul mengatakan aksi damai ini adalah kegiatan positif yang dilakukan di Bumi Khatulistiwa Kalimantan Barat jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Mari kita bangun dan jaga Kalimantan Barat yang damai, sejuk serta kondusif, jangan cemari dengan fitnah, ujaran kebencian, hoax dan persekusi, demi persatuan dan kesatuan kita sebagai anak bangsa, masyarakat Kalimantan Barat inginkan Kalbar damai,” tegas Edi.

Dalam orasinya Aliansi Masyarakat Kalbar juga menyampaikan pesan kepada masyarakat pengguna medsos untuk berhati-hati dan waspada, bahwa saat ini sangat marak berita-berita hoax di media sosial.

“Mari kita bersama-sama meneliti terlebih dahulu, setiap berita yang kita terima, dan mari bijak dalam bermedsos karena jarimu adalah harimaumu,” ucap Edi.

Pada kesempatan tersebut Aliansi Masyarakat Kalbar menyatakan deklarasi dan pernyataan sikap, diantaranya:

1.  Mengecam keras tindakan serta penyebaran berita bohong atau hoax, ujaran kebencian atau Hate Speech yang bersifat provokatif karena hal iti berpotensi untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa dan bertentangan dengan dasar negara pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

2. Menolak dengan tegas segala bentuk berita bohong atau hoax, ujaran kebencian atau Hate Speech di Bumi Khatulistiwa Kalimantan Barat.

3. Kami menyerukan dan mengajak kepada masyarakat Kalimantan Barat untuk mendukung dan ciptakan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai, sejuk dan kondusif.

Aksi Massa tersebut dilanjutkan dengan longmarch ke bundaran Digulis Untan untuk berorasi, setelah menyampaikan orasinya massa membubarkan diri dengan tertib. (*/Fai)

Tinggalkan Komentar