Hadir di KuKar, Program Pelita Pendidikan Didukung Penuh Bupati

Program Pelita Pendidikan
Kabid Pendidikan SMP, Tulus Sutopo mewakili Plt Bupati KuKar memberikan sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi program Pelita Pendidikan (Foto: JJ)

KalbarOnline, Kutai Kartanegara – Program Pelita Pendidikan yang diprakarsai oleh Tanoto Foundation mendapatkan dukungan penuh oleh Pemda Kutai Kartanegara (KuKar). Plt. Bupati KuKar dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama, Tulus Sutopo menyatakan akan sepenuhnya mendukung program ini.

“Visi daerah ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah mendukung sepenuhnya program ini. Tidak ada negara maju tanpa pendidikan yang baik. Pendidikan membuat manusia jadi lebih baik,” ujarnya pada sosialisasi program Pelita Pendidikan yang diadakan di gedung serba guna Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara, Rabu (15/8/2018).

Baca: Universitas Mulawarman, IAIN Samarinda, dan Tanoto Foundation Kerjasama Siapkan Calon Guru Profesional

Baca: Plt Bupati Kukar Teken MoU dengan Tanoto Foundation, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Program Pelita Pendidikan hadir di KuKar untuk mendukung pemerintah menerapkan pembelajaran aktif di sekolah. Pembelajaran jenis ini tidak lagi berfokus pada guru, tapi pada siswa. Model pembelajaran klasik yang lebih didominasi oleh ceramah oleh guru, akan digantikan dengan siswa yang aktif secara fisik, mental, personal dalam proses belajar tersebut.

“Kalau dulu berpusat pada guru, program ini menjadikan guru sebagai fasilitator dan akan lebih berpusat pada siswa. Siswa diarahkan untuk menjadi lebih proaktif, percaya diri dan memiliki modal sejak dini menjawab tantangan zaman yang makin kompleks,” ujar Rudi Sopiana, Koordinator Kerjasama dan Perencanaan, mewakili Direktur Program Pelita Pendidikan saat memberikan sambutan pada acara yang dihadiri oleh perwakilan 24 sekolah mitra, Bappeda, Dinas Pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Program ini juga akan membantu sekolah mengembangkan kepemimpinan dan manajemen sekolah yang lebih partisipatif, transparan dan akuntabel dan lebih berfokus pada peningkatan mutu pembelajaran di kelas.

Menanggapi rendahnya tingkat literasi penduduk Indonesia berdasarkan berbagai penelitian, program juga akan menyasar pada peningkatan kemampuan literasi siswa di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Program juga bekerja sama dengan perguruan tinggi pencetak guru atau LPTK dan sekolah labnya.

“Perkuliahan menjadi model praktik yang baik bagi mahasiswa calon guru dalam penerapan pembelajaran aktif, sehingga keluarannya juga akhirnya bisa meningkatkan percepatan mutu pendidikan,” ujarnya lebih lanjut.

Di tingkat pusat, program Pelita Pendidikan yang diprakarsai Tanoto Foundation ini bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Di tingkat provinsi, Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang bekerja sama dengan lembaga filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto ini. Provinsi lainnya adalah Jambi, Riau, Jawa Tengah dan Sumatara Utara.

“Tanoto Foundation tanpa syarat telah bersedia membantu kita meningkatkan mutu pendidikan. Kalau kita kerjasamakan dengan pihak lain, pelatihan selama lima tahun ini bisa menghabiskan milyaran rupiah sementara anggaran kita sekarang menurun. Kita harus bersyukur dan berkomitmen dalam menerapkan progam ini,” ajak Tulus Sutopo saat menutup kegiatan. (JJ/KO)

Tinggalkan Komentar