Komisariat REI Ketapang-Kayong Utara Resmi Dibentuk

KalbarOnline, Ketapang – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Ketapang – Kayong Utara Masa Bakti 2018-2021 resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI, Muhammad Isnaini, ST, Kamis (2/8/2018).

Ketua DPD REI Kalbar, Muhammad Isnaini mengatakan pembentukan Komisariat REI Ketapang-Kayong Utara ini yang pertama kali dibentuk. Untuk Ketapang-Kayong Utara sudah memenuhi syarat baik dari segi jumlah anggota minimal 5 perusahaan hingga dari sisi proyek pembangunan yang banyak di Ketapang dan Kayong Utara.

“Yang paling mendasari dibentuknya Komisariat REI ini adalah terkait persoalan di masing-masing daerah misalkan persoalan perbankan, perizinan, pertanahan dan persoalan lainnya yang setiap daerah berbeda-beda, oleh karena itu Komisariat dibentuk diharapkan bisa menjadi wadah berdiskusi, bertukar pikiran dan menyelesaikan masalah khas diwilayah masing-masing khususnya wilayah Ketapang-Kayong Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muhammad Isnaini mengatakan dengan bertambahnya anggota REI yang saat ini sudah mencapai 146 anggota, kedepan pihaknya akan membentuk Komisariat REI lainnya didaerah-daerah yang memang sudah memenuhi syarat yang ada.

“Beberapa bulan kedepan kita akan bentuk Komisariat Singbebas yang terdiri dari Singkawang, Bengkayang serta Sambas disusul nantinya Komisariat Sintang dan lainnya yang akan bertahap menyusul,” Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisariat REI Ketapang-Kayong Utara, Ir H Elyuzar menyambut positif dibentuknya Komisariat REI ini, ia menilai jika ini merupakan wadah yang sangat diperlukan sebagai tempat untuk berdiskusi, berbagi informasi hingga bertukar pikiran khususnya di dunia properti antar sesama pengembang dan pihak terkait lainnya.

“Kami berterimakasih kepada REI Pusat dan Provinsi yang telah mempercayakan kami untuk menjadi pengurus di Ketapang-Kayong dengan harapan kami bisa menjalankan kepercayaan dan amanah dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Ia berharap agar semua pihak dapat berkerja sama baik dalam bentuk saran, masukan hingga kritikan dari semua stakeholder agar bisa terus melakukan yang terbaik dalam organisasi dan untuk kepentingan banyak orang.

“Keberhasilan yang paling baik kuncinya kerjasama yang baik. Mari kita bersama-sama membawa organisasi ini pada gerbang kesuksesan dgn prestasi yang gemilang,” pungkasnya. (Adi LC)

Tinggalkan Komentar