Buka Gawai Sub Suku Dayak Taman IV, Wabup Aloysius: Aset Budaya yang Wajib Dijaga dan Dilestarikan

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, Membuka Gawai Sub Suku Dayak Taman IV yang Ditandai Dengan Pemukulan Gong (Foto: Mus)
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, Membuka Gawai Sub Suku Dayak Taman IV yang Ditandai Dengan Pemukulan Gong (Foto: Mus)

KalbarOnline, Sekadau – Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, SH., M.Si membuka pelaksanaan Gawai sub suku Dayak Taman ke – IV yang berlangsung di rumah betang, Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Jumat (27/7/2018).

Ketua panitia Gawai Dayak sub suku Dayak Taman IV, Hartono mengatakan bahwa pelaksanaan gawai yang dimulai sejak 27 Juli hingga 29 Juli 2018 ini diikuti oleh delapan desa yang mana merupakan sub suku Dayak Taman di Nanga Taman.

“Dalam pelaksanaan tiap tahunnya, setiap desa bergilir untuk menggelar perhelatan ini. Dalam pelaksanaan gawai ini didukung masing-masing dari delapan desa tersebut dan juga dari para donator,” ujarnya.

Hartono juga mengatakan bahwa pelaksanaan ini dimulai sejak 2013, sub suku Dayak Taman sendiri di delapan desa diharapkan berpartisipasi dalam memeriahkannya kedepan dikatakan pelaksanaan diharapkan akan lebih dikembangkan dengan menggali potensi budaya di Nanga Taman untuk kelak dikedepankan dalam berbagai perhelatan budaya.

Sementara Wakil Bupati Sekadau, Aloysius mengapresiasi rasa kebersamaan sub suku Dayak Taman dalam pelaksanaan gawai tersebut.

“Kebersamaan merupakan modal awal dalam mempererat tali persaudaraan, terkait pelaksanaan gawai merupakan wadah dalam melestarikan dan menggali potensi budaya lokal agar pelestarian secara turun-temurun bisa berlangsung, jangan sampai budaya kita luntur dan hilang sama sekali, inilah fungsi pelaksanaan gawai bagi kita terlebih bagi sub suku Dayak Taman, agar bisa menjaga aset budaya,” ujarnya.

Wabup Aloy juga berharap peran dinas terkait dalam mengakomodir segala bentuk aset budaya untuk terus dimunculkan di berbagai tingkat kegiatan diberbagai even.

“Apa yang diperbuat di bidang budaya wajib dihargai, lewat kegiatan seperti ini merupakan awal dalam mengedepankan kegiatan diatas,” pungkasnya.

Sementara tokoh masyarakat Desa Sungai Lawak, Paulus Misi disela kegiatan mengatakan bahwa melalui pelaksanaan gawai keberadaan sub suku Dayak Taman di delapan desa dan dimanapun berada bisa memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi dan saling berbagi informasi.

Pada pembukaan ini tampak hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Perikanan dan Perkebunan, Drs. Sandae, M.Si, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Paulus Misi, S.Pd, Kepala Dinas Satpo PP, Yapet Simon, Camat Nanga Taman, Paulus Ugang, Danramil Nanga Taman, Kapten (Arh) L. Simare-mare, Kapolsek Nanga Taman, Ipda Didik Darmaputra ST., M.Si. (Mus)

Tinggalkan Komentar